JAKARTA | Harian Merdeka
Timnas Indonesia U-23 akan meladeni laga krusial melawan Malaysia di ajang Piala AFF di Stadion GBK, Senin (21/7) malam. Selain sarat rivalitas dan adu gengsi, duel malam nanti menjadi penentu timnas Indonesa U-23 melaju ke babal semifinal. Minimal Jens Revan Cs bermain imbang.
Duel menarik antara Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia pada ajang sepakbola bergensi di Asia Tenggara, kembali menjadi sorotan publik. Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci sebagai jawara grup dan melaju ke semifinal. Sementara Malaysia wajib menang jika ingin lolos.
Stadion Gelora Bung Karno akan kembali menjadi saksi perjuangan Timnas Indonesia meraup kemenangan untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang ini. Tak ada yang menyangkal, jika rivalitas antara Indonesia kontra Malaysia menjadi yang paling panas di ASEAN.
Terutama dalam dunia sepak bola, yang mana gengsi dan tensi kedua negara mendadak memuncak setiap bertemu. Tak terkecuali di ajang Piala AFF U23 yang kebetulan pada edisi kali ini, keduanya dipertemukan di grup yang sama.
Situasi kian menarik lantaran kedua tim bertemu di laga terakhir yang sangat menentukan hasil laganya.
Jika menengok sejarah rekor pertemuan kedua tim, khususnya lagi di panggung Piala AFF U23. Nyatanya, raihan hasil positif justru lebih banyak diukir oleh Malaysia ketimbang Timnas Indonesia.
Salah satu contoh yang paling terbaru ialah mengacu pada pertemuan terakhir kedua tim yang tersaji di babak penyisihan Piala AFF U23 edisi sebelumnya.
Dalam laga perdana Grup B Piala AFF U23 2023 yang berlangsung di Thailand pada tanggal 18 Agustus 2023 silam. Timnas Indonesia kalah dengan skor 1-2 melawan Malaysia dalam laga yang digelar di Rayong Province Stadium.
Sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Ramadan Sananta, Timnas Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 1-2. Brace gol yang dicetak Fergus Tierney menjadi dalang utama kekalahan Timnas Indonesia di tangan Malaysia.
Dua tahun berselang setelah hasil laga tersebut, kini kedua tim bertemu kembali namun pada laga terakhir di babak penyisihan grup yang sama. Yang menjadikan situasi kian menarik ialah Fergus Tierney masih memperkuat Malaysia, sedangkan Sananta tidak.
Sebenarnya di ajang Piala AFF U23 2022, Timnas Indonesia dan Malaysia sempat berada dalam grup yang sama. Hanya saja, Timnas Indonesia mendadak absen, lantaran situasi pandemi Covid-19 pada tahun tersebut.
Alhasil pertarungan antara Timnas Indonesia vs Malaysia batal tersaji di babak penyisihan Piala AFF U23 2022. Jauh sebelum itu, Timnas Indonesia dan Malaysia lagi-lagi dipertemukan di fase grup Piala AFF U23 2019 lalu.
Bedanya, pertemuan kali ini berakhir dengan skor kuat yakni 2-2, dua gol untuk Timnas Indonesia dan Malaysia. Berkaca dari hal tersebut, nyatanya Timnas Indonesia belum mampu mengalahkan Malaysia di turnamen ini.
Hal itu tentu menjadi alarm bahaya bagi Timnas Indonesia yang kembali berhadapan Malaysia, besok malam. Bagi Timnas Indonesia yang kebetulan menelan pil pahit berupa kekalahan dari Malaysia di pertemuan terakhirnya. Maka laga melawan Malaysia pada besok malam akan menjadi momen sempurna untuk balas dendam.
Kemenangan tentu tidak hanya akan membalaskan dendam Garuda Muda saja atas kekalahan melawan Malaysia di Piala AFF U23 2023 lalu. Melainkan juga, raihan tiga poin akan menyempurnakan laju Timnas Indonesia lolos ke semifinal, dengan status juara grup.
Merujuk klasemen sementara Grup A, Timnas Indonesia masih memimpin dengan 6 poin, sementara Malaysia berada di peringkat ketiga dengan 3 poin.
Alhasil, menang atas Malaysia di laga terakhir, secara tidak langsung akan membuat Timnas Indonesia menyapu bersih semua laga babak penyisihan dengan catatan kemenangan (9 poin dari 3 laga). Tak cukup sampai di situ, Timnas Indonesia juga kemungkinan besar akan menyingkirkan Malaysia jika menang. (jr)







