Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 31 Jul 2025 10:51 WIB ·

Kemendes PDT Apresiasi Kapolda Banten atas Inovasi Program Poliran untuk Atasi Pengangguran Desa


Kemendes PDT Apresiasi Kapolda Banten atas Inovasi Program Poliran untuk Atasi Pengangguran Desa Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memberikan penghargaan kepada Kepala Kepolisian Daerah Banten (Kapolda Banten) Inspektur Jenderal Suyudi Ario Seto. Penghargaan tersebut atas inisiatifnya menggagas program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang dinilai inovatif karena menyasar pengangguran masyarakat desa melalui pendekatan kepolisian.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menilai Kapolda Banten layak diapresiasi karena menjadi satu-satunya kepala kepolisian daerah yang menggagas program Poliran. “Banyak Kapolda, tetapi cuma Kapolda Banten yang melakukan Poliran? Itulah yang kami nilai pertama,” ujar Yandri dalam acara pemberian penghargaan di Operational Room Kemendes PDTT pada Rabu, 30 Juli 2025,

Poliran merupakan program yang menyasar pengangguran di desa melalui pelatihan, pemberdayaan, dan penempatan kerja. Program ini diinisiasi jajaran Kepolisian Daerah Banten dan telah dilaksanakan di sejumlah desa di provinsi tersebut. Menurut Yandri, program Poliran mampu menjawab persoalan ekonomi dan ketimpangan kesejahteraan di pedesaan. “Kalau kami lihat Poliran tadi luar biasa, ada pelatihan, kemudian penambahan pemberdayaan, dan yang paling penting tadi penempatan,” ujar Menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Menteri Yandri menilai inovasi dari Polda Banten harus direplikasi ke daerah lain.”Kami meyakini program Poliran ini tepat, terukur, dan bisa dilakukan sebenarnya di semua desa,” kata Yandri di depan audiens yang terdiri dari jajaran kepolisian dan pejabat tinggi kementerian.

Kementerian Desa menilai pendekatan Polda Banten sejalan dengan arah pembangunan desa yang menekankan kemandirian ekonomi, pengurangan angka pengangguran, dan ketahanan pangan. Untuk ketahanan pangan, Yandri menyatakan model Poliran ini cocok. “Apalagi ini menjawab kebutuhan makan siang bergizi. Kami perlu tomat, cabai, sawi, kangkung, ayam, dan telur yang banyak,” ucap Yandri.

Penghargaan juga diberikan kepada jajaran Kepolisian Resor Kota Sidoarjo yang berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi proses rekrutmen perangkat desa. Kepal Polresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Christian Tobing menerima penghargaan tersebut. “Bayangkan kalau dalam rekrutmen atau dari sisi seleksi ada kong-kalingkong, ada hal yang tidak benar, bagaimana wajah desa itu,” ujar Yandri.

Yandri mengatakan kasus di Sidoarjo menjadi efek kejut bagi seluruh kepala desa. Ia menyebut aksi tegas kepolisian merupakan pemicu agar para kepala desa tidak bermain-main dalam perekrutan perangkat pemerintahan desa.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perketat Kawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran Pemkot Tangsel Gandeng Kejari

17 April 2026 - 12:04 WIB

Sekda Bambang : Pemkot Tangsel Borong BUMD Award 2026 Predikat Bintang 5

14 April 2026 - 16:54 WIB

ASN DKI Jakarta Ditegur Usai Ubah Pelat Mobil Dinas Saat Beraktivitas di Puncak

8 April 2026 - 11:27 WIB

DPR: Arab Saudi Nilai Penyelenggaraan Haji 2026 Tetap Aman, Persiapan Masih Perlu Ditingkatkan

7 April 2026 - 16:36 WIB

Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

16 Januari 2026 - 18:04 WIB

Kemhan Tegaskan Ayu Aulia Bukan Tim Kreatif, Klarifikasi Kabar Pelantikan Viral

26 Desember 2025 - 17:26 WIB

Trending di Nasional