JAKARTA | Harian Merdeka
Pada momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KBRI Bern terus berkomitmen memperkuat diplomasi ekonomi sebagai salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai ujung tombak diplomasi, KBRI Bern berinovasi untuk memperluas dan memperdalam kerja sama ekonomi dan sosial budaya yang saling menguntungkan antara Indonesia dengan Swiss dan Liechtenstein.
Hal itu diwujudkan ketika Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Ngurah Swajaya, didukung oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, berinisiatif menggelar kegiatan penganugerahan “Duta Ekonomi Award” kepada WNI, diaspora atau lembaga/institusi di Swiss dan Liechtenstein, yang secara signifikan berkontribusi dalam peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan Swiss dan Liechtenstein, juga dalam mendukung penguatan citra Indonesia.
Inisiatif didorong oleh adanya sejumlah pihak, baik secara individu maupun melalui lembaga/institusi di berbagai bidang, mulai dari bisnis retail produk konsumsi, restoran, café, jasa travel, furnitur, investasi maupun seni budaya, yang secara konsisten dan berkesinambungan mempromosikan dan meningkatkan ekspor produk, investasi, pariwisata dan budaya Indonesia di Swiss dan Liechtenstein.
Keberadaan mereka dipandang sebagai modal dan aset penting untuk mendukung diplomasi Indonesia di Swiss dan Liechtenstein serta patut diberikan penghargaan, dengan harapan dapat terus memberikan motivasi, juga bagi pihak-pihak lainnya untuk turut mendukung diplomasi Indonesia.
KBRI Bern bersama KADIN Komite Indonesia-Swiss melakukan seleksi terhadap sejumlah nominasi diaspora maupun lembaga/institusi yang berkontribusi dalam mendukung peningkatan hubungan ekonomi dan mempromosikan citra positif Indonesia di Swiss.
Sebagai edisi perdana “Duta Ekonomi Award” tahun 2025, terdapat 6 kategori penghargaan yang diberikan, yaitu: Pendukung Ekspor Indonesia, Pendukung Kuliner Indonesia, Pendukung Kopi Indonesia, Pendukung Promosi Budaya dan Pariwisata Indonesia, Pendukung Promosi Investasi Indonesia, dan Pendukung Citra Indonesia.
Penganugerahan berupa sertifikat penghargaan yang ditandatangani bersama oleh Duta Besar RI Bern, Ngurah Swajaya, dan Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, berlangsung di di Gedung Mattenhofsaal, Bern.
Momen ini digelar dalam balutan festival kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI, pada Minggu, 17 Agustus 2025. Penganugerahan tersebut langsung diberikan oleh Duta Besar RI Bern, Ngurah Swajaya.
Berikut ini 7 penerima penghargaan, yaitu:
- Pendukung ekspor Indonesia, Catharina Oehler, Pasar Indonesia AG
- Pendukung kopi Indonesia, Alista & Martin Ponti, Ombak Coffee
- Pendukung kuliner Indonesia, Mia Schreiber, DapuraMia
- Pendukung kuliner Indonesia, Lilih Terribilini, Bali Palace & Java Nation
- Pendukung promosi budaya & pariwisata Indonesia, Gamelan Saraswara, Musik Akademie Basel
- Pendukung promosi investasi Indonesia, Patrick Walser, Switzerland Global Enterprise (S-GE)
- Pendukung citra Indonesia, Ersalina Schmidlin – Soean, VIS & Rumah Indonesia
Pemberian Penghargaan Duta Ekonomi Award diapresiasi oleh para diaspora Indonesia karena mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung para pelaku usaha, khususnya di luar negeri.
Pengakuan dan dukungan pemerintah bagi para diaspora dalam penguatan jejaring bisnis pada gilirannya juga dapat mendorong penguatan people to people interactions, termasuk antar kedua negara. Apresiasi juga datang dari sejumlah pihak di Swiss, dan hal ini semakin menguatkan hubungan bilateral kedua negara.
Hubungan diplomatik Indonesia-Swiss telah berlangsung sejak tahun 1951 dan tahun 2026 akan memasuki usia 75 Tahun. Selama 3 tahun terakhir (2022-2024), Indonesia terus mengalami surplus perdagangan, peningkatan nilai investasi serta peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari Swiss ke Indonesia.
Pada tahun 2024, Indonesia meraih investasi sebesar USD 244.9 juta dari Swiss. Sedangkan untuk perdagangan, pada periode semester I tahun 2025, nilai ekspor Indonesia ke Swiss mencapai USD 2.47 miliar, melebihi total ekspor tahun 2024 sebesar USD 1.92 miliar. Di sisi lain, juga terdapat peningkatan jumlah wisatawan dari Swiss ke Indonesia yaitu mencapai 58.128 wisatawan. (RW)







