Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 20 Nov 2025 16:43 WIB ·

Raksasa Industri Jerman Bangun Manufaktur di Bekasi


Raksasa Industri Jerman Bangun Manufaktur di Bekasi Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Raksasa industri asal Jerman, Bosch membangun fasilitas manufaktur baru di Kawasan Deltamas, Cikarang, Bekasi. Fasilitas berkonsep modular itu dirancang sebagai pusat lokalisasi produk dan layanan yang menyatukan seluruh unit bisnis Bosch di bawah satu atap.

Melalui fasilitas terbarunya, perusahaan akan memproduksi Battery Management System (BMS), yakni komponen dengan nilai tambah tinggi dan teknologi canggih, yang berfungsi memonitor dan mengontrol baterai dari kendaraan bermotor (KBM) listrik. Pabrik ini akan berdiri di lahan seluas 82.000 meter persegi dan akan dikembangkan secara bertahap.

“Fasilitas manufaktur baru ini akan memungkinkan kami memenuhi kebutuhan pasar Indonesia yang terus berkembang dan mendukung kebutuhan produksi dari semua divisi Bosch di bawah satu atap,” ujar Vijay Ratnaparkhe, President of Bosch for Southeast Asia di Cikarang, Rabu (19/11).

Ia mengatakan, Bosch melihat Indonesia sebagai destinasi investasi potensial karena dukungan populasi muda yang melek teknologi serta pertumbuhan ekonomi yang stabil. Ia juga menyebut Indonesia memiliki pemerintahan yang stabil.

Terkait nilai investasi, Bosch tidak menjelaskan secara spesifik berapa dana yang digelontorkan untuk membangun pabrik tersebut. Managing Director Bosch Indonesia, Pirmin Rieger hanya menjelaskan bahwa total investasi tergantung pada produk apa yang akan diproduksi.

“Jadi investasi dalam fasilitas yang kami bangun sangat bergantung pada apa yang kami produksi di sana. Karena jika melihat fasilitas yang kami miliki, biaya investasi terendah biasanya adalah bangunannya,” jelas Rieger. (jr)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Manajemen Baru Pelindo Hasilkan Kepuasan Pelanggan Pelindo

30 April 2026 - 20:08 WIB

Produksi Solid Kuartal I 2026, PKT Catat Capaian 2,14 Juta Ton

29 April 2026 - 16:50 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Trending di Ekbis