Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 20 Nov 2025 16:51 WIB ·

Pertamina Bubarkan Dua Anak Usaha


Pertamina Bubarkan Dua Anak Usaha Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

PT Pertamina (Persero) mengumumkan telah membubarkan terhadap dua entitas perusahaan yan dinilai tidak memiliki kontribusi strategis terhadap perusahaan. Kedua perusahana itu adalah TRB London dan Pertamina Energy Services Private Limited.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan pembubaran terhadap TRB London yang bergerak di bidang asuransi terjadi pada Februari 2025. Kemudian Pertamina Energy Services Private Limited yang berbasis di Singapura telah dituntaskan proses pembubarannya pada Juli 2025. Agung mengatakan perusahaan ini merupakan bagian dari Petral.

“Kami laporkan bahwa di tahun 2025 ini telah selesai, telah tuntas dilakukan likuidasi dua entitas perusahaan yang tidak lagi memiliki kontribusi strategis sebagai langkah perampingan tersebut yaitu pertama adalah TRB London anak perusahaan yang menjadi bagian dari asuransi di bulan Februari lalu dan yang kedua adalah Pertamina Energy Services Private Limited yang berbasis di Singapura,” ujarnya dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (19/11).

Ia mengatakan, langkah pembubaran ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan Danantara untuk melakukan pemangkasan dari 1.000- BUMN hanya menjadi 200.

“Dalam hal ini Pertamina mendukung sepenuhnya arahan Danantara tersebut. Langkah ini sangat penting mengingat Pertamina memiliki portofolio perusahaan yang luas dan tersebar di berbagai jenis usaha. Karena itu diperlukan penataan ulang agar menjadi lebih selaras dengan mandat utama dari Presiden yaitu mencapai swasembada energi dan juga mengurangi kompleksitas operasional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan,  Pertamina juga sedang melakukan konsolidasi terhadap empat sektor bisnis yang bukan pada inti bisnis Pertamina yakni minyak dan gas. Pertama, Pertamina Bina Medica IHC yang memiliki bisnis rumah sakit. Prosesnya saat ini tengah dilakukan pengkajian oleh Danantara.

Kedua yakni sektor perhotelan yang dimiliki oleh PT Patra Jasa ke PT Hotel Indonesia Natour (HIN). Progres konsolidasi ini masih dalam tahap kajian yang dikoordinir oleh HIN. Ketiga, konsolidasi maskapai penerbangan Pelita Air Service (PAS) ke Garuda Indonesia.

“Dan terakhir adalah di sektor asuransi juga sedang dilakukan kajian implementasi konsolidasi perusahaan-perusahaan asuransi BUMN yang ada yang dipimpin oleh IFG sebagai holding BUMN asuransi, dan secara bertahap ini bukan hanya Pertamina tapi banyak sekali berbagai perusahaan asuransi di ekosistem BUMN yang akan dikonsolidasikan,” tambahnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Manajemen Baru Pelindo Hasilkan Kepuasan Pelanggan Pelindo

30 April 2026 - 20:08 WIB

Produksi Solid Kuartal I 2026, PKT Catat Capaian 2,14 Juta Ton

29 April 2026 - 16:50 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Trending di Ekbis