Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 22 Nov 2025 10:18 WIB ·

Tengah Berbenah, Pengamat Minta Semua Pihak Dukung Pertamina Lawan Mafia Migas


Tengah Berbenah, Pengamat Minta Semua Pihak Dukung Pertamina Lawan Mafia Migas Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Direktur Eksekutif Lembaga Literasi Politik Indonesia (LPI) Ujang Komarudin mengatakan langkah pembenahan tata kelola dan layanan yang tengah dilakukan Pertamina harus mendapat dukungan dari semua pihak. Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan karena Pertamina berpotensi menjadi sasaran tembak dari para mafia migas.

“Mafia migas akan memberikan tekanan terhadap perusahaan plat merah tersebut dari berbagai cara. Karena itu semua pihak harus membantu Pertamina agar mafia migas tidak menggerogoti atau menggembosi Pertamina,” kata Ujang saat dihubungi, Jumat (21/11/2025).

“Saya melihat Pertamina telah melakukan pembenahan dalam tata kelola, pertamina harus bersih dari mafia migas dengan begitu Pertamina akan menjadi sehat,” katanya.

Untuk itu, Ujang menekankan bahwa Pertamina membutuhkan dukungan bukan hanya dari Presiden saja tetapi juga harus dari semua pihak.

“Dukungan Pertamina bukan saja dari Pak Presiden Prabowo, tetapi dari semua pihak, termasuk masyarakat,” ujar Ujang.

Ujang menambahkan terkait potensi terburuk jika Pertamina tidak mendapatkan dukungan banyak pihak.

“Tentunya kalau Pertamina tidak dapat dukungan dampaknya sangat besar, karena akan adanya adu domba Pertamina dengan masyarakat, dan akan ada pihak-pihak atau mafia migas yang masuk ke dalam Pertamina agar perusahaan plat merah itu menjadi rusak dalam tata kelola, maka publik harus mendukung Pertamina bersih-bersih dari mafia migas,” ucapnya

Selain Ujang, pengamat energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi juga mengingatkan tentang ancaman mafia migas masih mengganggu pemerintah. Menurutnya, mafia migas masih ada dan kini beregenerasi dalam satu jaringan.

“Saya berkeyakinan ini (mafia migas) masih satu jaringan dengan sebelumnya karena yang ditangkap ini anaknya Riza Chalid. Modus yang digunakan sama persis seolah-olah itu melanjutkan apa yang sudah dilakukan generasi sebelumnya tapi mungkin anaknya kurang piawai dan ditangkap oleh Kejaksaan,” katanya.(Agus Irawan).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Bahlil Tegaskan Harga LPG 3 Kg Tetap Stabil

21 April 2026 - 16:39 WIB

Kenaikan BBM dan Elpiji Nonsubsidi: Raport Merah Bahlil Lahadalia

21 April 2026 - 12:10 WIB

Pengamat : Menteri Perdagangan Pelihara Monopoli, Suburkan Impor Ilegal

20 April 2026 - 13:14 WIB

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Trending di Ekbis