JAKARTA | Harian Merdeka
Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk segera menangkap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta para wakilnya terkait dugaan korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Desakan itu disampaikan Adi menyusul maraknya kasus keracunan yang menimpa sejumlah anak sekolah setelah mengonsumsi makanan dari program MBG di berbagai daerah.
“Ini bukan persoalan kecil. Ini menyangkut keselamatan anak-anak bangsa. Jika benar terjadi kelalaian, bahkan dugaan korupsi dalam pengelolaan program MBG, maka aparat penegak hukum harus bertindak tegas,” kata Adi saat dimintai tanggapan Harian Merdeka, Jumat (13/3/2026).
Menurut Adi, program yang digagas pemerintah untuk meningkatkan gizi anak-anak justru menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena munculnya sejumlah kasus keracunan makanan.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi indikasi adanya masalah serius dalam sistem pengawasan, pengelolaan anggaran, hingga proses distribusi makanan dalam program MBG.
“Bagaimana mungkin program yang katanya untuk meningkatkan gizi anak-anak justru berujung pada keracunan massal? Ini harus diusut sampai tuntas,” tegasnya.
Adi juga meminta Polri tidak ragu untuk memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan program MBG, termasuk pimpinan Badan Gizi Nasional.
“Kapolri harus segera memerintahkan jajarannya untuk memanggil dan memeriksa Kepala BGN beserta para wakilnya. Jika ditemukan unsur pidana, maka harus segera ditangkap dan diproses hukum,” ujarnya.
Selain itu, BaraNusa juga menilai perlu dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran dalam program MBG yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah.
Menurut Adi, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal mutlak agar program yang menggunakan uang rakyat tersebut tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Jangan sampai progam yang seharusnya menyehatkan anak-anak bangsa justru jadi ladang korupsi oleh segelintir elit,” pungkasnya.(Agus).







