GUNUNGSITOLI | Harian Merdeka
Sebuah perahu nelayan yang dilaporkan mengalami kerusakan mesin saat melaut di perairan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Sabtu (21/03/2026) sore, sekira pukul 16.00 Wib. Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa, empat orang pemancing di perahu nahas itu berhasil di evakuasi tim SAR Gabungan dengan selamat.
Perahu tersebut sebelumnya berangkat menuju Pulau Putri untuk memancing. Namun sekitar pukul 10.00 WIB, perahu mengalami kerusakan serius berupa patahnya as baling-baling sehingga tidak dapat beroperasi dan terombang-ambing di tengah laut.
Pada pukul 14.30 WIB, salah seorang korban sempat menghubungi keluarga untuk meminta bantuan. Laporan kemudian diteruskan ke Pos SAR Sibolga pada pukul 14.45 WIB guna permohonan evakuasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi menggunakan KN SAR Nakula 230. Setibanya di lokasi, tim menemukan perahu dalam kondisi mengapung dengan empat orang nelayan masih berada di atasnya.
Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Setelah operasi selesai, seluruh personel dan peralatan kembali ke dermaga dalam kondisi aman.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, Putu Arga Sujarwadi, mengatakan operasi evakuasi berjalan lancar berkat respons cepat dan koordinasi lintas instansi.
“Seluruh korban berhasil ditemukan dan ditangani dalam keadaan selamat. Ini merupakan hasil sinergi dan kesiapsiagaan unsur SAR gabungan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat nelayan yang turut membantu proses evakuasi.
Adapun identitas korban terdiri dari empat orang, yakni Putra (35), Liber (34), Hadi (33), dan satu orang lainnya yang belum teridentifikasi.
Operasi ini melibatkan personel KN SAR Nakula 230, Pos SAR Sibolga, KN Antareja, serta dukungan keluarga korban, dengan peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan perlengkapan keselamatan lainnya.(Adi).







