Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 21 Mei 2026 13:15 WIB ·

Kawal Program MBG, Kastaf Dudung Tegaskan Jangan Ada Oknum yang Menjual Titik


Kawal Program MBG, Kastaf Dudung Tegaskan Jangan Ada Oknum yang Menjual Titik Perbesar

JAKARTA I Harian Merdeka

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menegaskan Kantor Staf Presiden akan mengawal secara ketat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis atau MBG sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan Kastaf Dudung usai menerima laporan Kepala Badan Gizi Nasional di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BGN melaporkan perkembangan situasi, mekanisme kerja, serta sejumlah hal menonjol dalam pelaksanaan program MBG di lapangan.

“Tadi Kepala BGN datang ke KSP melaporkan situasi BGN, mekanisme kerja, termasuk hal-hal yang menonjol. Saya sampaikan, KSP akan mengawal dan mengawasi secara ketat program unggulan Bapak Presiden,” kata Kastaf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman.

Kastaf menegaskan pengawasan diperlukan agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai arahan Presiden dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. Ia mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi.

“Jangan sampai ada oknum-oknum yang menjual-jual titik, memanipulasi, atau mengambil keuntungan dari program ini. Jangan sampai terjadi. Saya akan cek terus,” tegasnya.

Menurut Kastaf, KSP dan BGN akan terus memperkuat sinergi pengawasan. Ia menyebut BGN juga meminta dukungan KSP karena cakupan pelaksanaan program MBG sangat luas dan membutuhkan pengawasan bersama. “Alhamdulillah kita sinergi dengan BGN. BGN juga meminta dibantu pengawasan karena program ini sangat besar dan cukup banyak titik yang harus dipantau,” ujarnya.

Kastaf juga mengungkapkan bahwa sebelum menerima Kepala BGN, ia telah dipanggil Wakil Presiden untuk membahas langkah-langkah perbaikan pelaksanaan MBG. Menurutnya, perbaikan dilakukan dengan melibatkan pakar gizi dan pihak-pihak yang benar-benar memahami tata kelola dapur.

“Tadi sebelum bertemu Kepala BGN, saya dipanggil oleh Bapak Wakil Presiden untuk membahas bagaimana perbaikan-perbaikan masalah BGN. Karena itu, didatangkan pakar-pakar gizi dan pakar yang betul-betul menguasai masalah dapur, agar ke depan semakin baik,” jelasnya.

Kastaf menegaskan program MBG harus terus didukung karena memiliki manfaat besar bagi anak-anak Indonesia. Ia menyebut program ini bukan sekadar pemberian makanan, tetapi bagian dari investasi sumber daya manusia bangsa.

“Ini program prioritas Presiden yang harus kita dukung. Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kita. Karena itu, pelaksanaannya harus terus diperbaiki, diawasi, dan dipastikan tepat sasaran,”pungkas Kastaf.(Agus).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GMNI Jakarta Serahkan Laporan Korupsi KDMP Rp112 Triliun ke Kejagung, Desak Periksa Kementerian Terkait dan Tegaskan Militer Tidak Kebal Hukum

21 Mei 2026 - 10:37 WIB

FWK SOROTI JANJI PRESIDEN DI DPR, BENAHI MBG DAN TINGKATKAN SUBSIDI REDAM KENAIKAN HARGA KEBUTUHAN POKOK

21 Mei 2026 - 09:41 WIB

Prabowo Ubah Aturan Baru Tata Kelola SDA demi Cegah Kebocoran APBN

20 Mei 2026 - 15:42 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Tetap Solid, dengan Penunjukkan Tren Positif

20 Mei 2026 - 15:38 WIB

IHSG Pagi Menguat 0,86%, Fokus Investor Tertuju pada Pidato Prabowo

20 Mei 2026 - 15:30 WIB

Mendagri Tito Ingatkan Pemda Waspada Dampak Geopolitik Global

19 Mei 2026 - 15:19 WIB

Trending di Nasional