Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Advertorial · 29 Jun 2026 14:18 WIB ·

Kembali ke Layar Lebar, Rieke Diah Pitaloka Bintangi Film Drama Religi ‘Seni Merayu Tuhan’


Kembali ke Layar Lebar, Rieke Diah Pitaloka Bintangi Film Drama Religi ‘Seni Merayu Tuhan’ Perbesar

Jakarta | Harian Merdeka

Aktris dan politikus Rieke Diah Pitaloka kembali menyapa penonton layar lebar Indonesia lewat film drama religi berjudul Seni Merayu Tuhan. Film ini dijadwalkan tayang pada 13 Agustus 2026.

Dalam film ini, Rieke memerankan sosok Ibu dari tokoh utama Hikmah yang diperankan oleh Ari Irham. Kehadirannya menjadi salah satu elemen emosional penting dalam cerita yang sarat pesan moral dan spiritual.

Seni Merayu Tuhan merupakan film drama religi coming-of-age produksi Wahana Kreator yang mengangkat kisah Hikmah, seorang pemuda yang digambarkan jauh dari nilai agama, penuh pemberontakan, dan kerap bersikap durhaka kepada orang tuanya.

Hidup Hikmah berubah drastis setelah sang ibu meninggal dunia secara tiba-tiba. Namun, kepergian tersebut justru menjadi awal dari kejadian supranatural yang mengubah jalan hidupnya.

Dalam mimpi, sang ibu hadir kembali dan menangis meminta pertolongan kepada Hikmah agar dirinya dilepaskan dari siksa kubur. Peristiwa itu mengguncang batin Hikmah hingga membuatnya tersadar, bertobat, dan mulai mencari cara untuk memperbaiki ibadahnya. Dari titik inilah ia memulai perjalanan spiritual untuk “merayu Tuhan” demi berharap ampunan bagi sang ibu.

Film ini juga menjadi momen kembalinya Rieke Diah Pitaloka ke layar lebar, yang selama ini dikenal luas lewat perannya dalam sitkom legendaris Bajaj Bajuri. Dalam proyek ini, ia kembali menunjukkan kemampuan aktingnya yang dikenal kuat dalam membawakan karakter emosional dan penuh kedalaman.

Disutradarai oleh Cesa David Luckmansyah, film ini menjadi debutnya sebagai sutradara film fiksi panjang setelah sebelumnya dikenal sebagai editor film senior peraih Piala Citra.

Sementara itu, naskah Seni Merayu Tuhan ditulis oleh tim penulis yang terdiri dari Rino Sarjono, Diva Presya, Gina S. Noer, dan Salman Aristo, yang dikenal kerap melahirkan karya-karya drama dengan kekuatan karakter yang kuat.

Film ini juga diadaptasi dari karya pendakwah milenial Habib Husein Ja’far Al-Hadar yang berjudul Seni Merayu Tuhan, yang diterbitkan oleh Mizan Pustaka.

Jejak panjang karier Rieke Diah Pitaloka di dunia film pun menjadi sorotan tersendiri. Ia sebelumnya tampil dalam sejumlah film seperti Gadis-Gadis Asrama (2003), Berbagi Suami (2006), Perempuan Punya Cerita (2007), Laskar Pelangi (2008), Sang Pemimpi (2009), Before, Now & Then (Nana) (2022), hingga Agen +62 (2025). (Egi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

JagaTani Tantang Keberanian Gakkum KLH : Berani Tersangkakan Korporasi Tambang PT MMI?

30 Juni 2026 - 13:46 WIB

Kapolres Tangerang Selatan Anjangsana Ke Anggota Sakit Menahun

21 Juni 2026 - 21:27 WIB

SPS Aceh Panjatkan Doa untuk Ibunda Sekjen

26 Mei 2026 - 18:51 WIB

Momentum HKN ke 61, Dinas Kesehatan Provinsi Banten Berperan Wujudkan Masyarakat Sehat dan Kuat

18 Desember 2025 - 12:57 WIB

Peringati HKN-61, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Kinerja Dinas Kesehatan Atasi Masalah Kesehatan Masyarakat di Banten

17 Desember 2025 - 11:23 WIB

Dispora Kota Tangerang Dorong Revitalisasi Saka Pramuka untuk Cetak Generasi Emas 2045

2 Desember 2025 - 10:06 WIB

Trending di Advertorial