Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 27 Feb 2024 11:26 WIB ·

Airlangga Hartarto : Impor Beras Menjadi Salah Satu Solusi Untuk Situasi Saat ini


Airlangga Hartarto : Impor Beras Menjadi Salah Satu Solusi Untuk Situasi Saat ini Perbesar

RMN | Harian Merdeka

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa percepatan impor beras menjadi salah satu solusi untuk mengatasi lonjakan harga beras yang terjadi. Menurutnya, situasi ini dipengaruhi oleh faktor El Nino yang menyebabkan musim tanam padi mundur di Indonesia.

“Percetakan impor adalah salah satu solusi,” kata Airlangga di kantornya Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, pada Selasa (27/2/2024).

Dia menjelaskan bahwa peningkatan harga beras disebabkan oleh faktor El Nino yang mempengaruhi musim tanam, mengakibatkan penurunan produksi dan permintaan yang lebih rendah.

“Pemerintah sebenarnya telah menetapkan kuota impor beras sebesar 2 juta ton untuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Namun, hingga saat ini, realisasi impor baru mencapai 500 ribu ton,” ungkapnya.

Presiden Joko Widodo juga telah meminta agar Bulog memiliki stok minimal sebesar 1,2 juta ton, bahkan hingga 3 juta ton sebagai stok cadangan untuk mengantisipasi penurunan produksi beras nasional.

Airlangga mengungkapkan bahwa partai Golkar sebelumnya menargetkan meraih 14 kursi di DPRD DKI Jakarta pada Pemilihan Umum 2024. Target tersebut telah ditetapkan oleh DPP kepada DPD Golkar.

Namun, Khudori, seorang pengamat pertanian, menjelaskan bahwa kenaikan harga beras tidak hanya disebabkan oleh faktor El Nino yang menyebabkan penundaan musim tanam, tetapi juga karena berbagai bantuan pangan yang diberikan oleh pemerintah dan meningkatnya permintaan selama masa kampanye Pemilu 2024.

Dia menegaskan bahwa pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk mengatasi disparitas harga beras di pasar dan menekan kenaikan harga bahan pangan lainnya untuk menjaga stabilitas ekonomi negara.(il/RMN)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Sertijab Pejabat Polres Nias, Kabag SDM Kini Dijabat AKP Sonahami Lase

15 April 2026 - 12:59 WIB

Pupuk Kaltim Sahkan PKB 2026–2028, Menaker Beri Apresiasi

15 April 2026 - 12:56 WIB

Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Kecil Menjerit

13 April 2026 - 13:40 WIB

Kementerian ESDM : Pengembangan Blok Masela untuk Melindungi Kedaulatan Ekonomi Indonesia

13 April 2026 - 13:10 WIB

Trending di Ekbis