Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Bisnis · 18 Sep 2024 10:15 WIB ·

Sido Muncul Raih Penghargaan Adi Niti 2024


Sido Muncul Raih Penghargaan Adi Niti 2024 Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk menerima penghargaan Adi NIti 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan diberikan atas dedikasi perusahaan tersebut menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Adi Niti merupakan penghargaan yang diberikan kepada pelaku usaha, kelompok masyarakat, dan mitra kerja Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK) atas kinerja dalam bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

PT industri jami dan Farmasi Sido Muncul melalui Konservasi Agrowisata Sido Muncul Semarang dinilai berhasil melaksanakan standardisasi LHK kategori pelaku usaha penerap standar.

Bahkan, produsen jamu terbesar dan termodern di Indonesia ini dianggap telah lebih dulu mengimplementasikan standar-standar LHK sebelum ditetapkannya standardisasi tersebut.

Penghargaan ini pun diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya kepada Direktur Sido, Muncul Irwan Hidayat dalam Pekan Standar Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PeSTA) 2024 di Auditorium Manggala Wanabakti, dikutip kumpran, Selasa (10/9).

Menteri LHK, Siti Nurbaya mengapresiasi seluruh entitas yang mendukung penerapan kinerja standar LHK. Standar tersebut berperan penting di dalam pedoman pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Terima kasih kepada masyarakat, kepada entitas yang telah mengimplementasikan. Ini penting karena prosedur berpemerintahan itu ada caranya. Enggak bisa apa-apa sembarangan. Enggak bisa apa-apa main cut. Terima kasih kepada seluruh mitra, akademisi, generasi muda, masyarakat semuanya yang telah membantu agenda-agenda dari standardisasi,” kata Siti.

Siti meyakini penerapan standardisasi LHK akan semakin memudahkan sistem dengan memberikan panduan jelas dalam pemanfaatan lingkungan dan kehutanan di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh jajaran yang mengawal investasi, usaha, perlindungan lingkungan, dan peduli kelestarian hutan untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia dan juga untuk global,” kata Siti.

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, yang ditemui usai menerima penghargaan, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan Adi Niti 2024 kategori Pelaku Usaha Penerapan Standar ini kepada Sido Muncul. Penghargaan ini kata Irwan, merupakan wujud komitmen nyata Sido Muncul dalam mendukung keberlanjutan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Hari ini kita syukuri bersama bahwa KLHK punya standar aturan lingkungan hidup, sehingga akan memudahkan semua pihak terutama para pengusaha untuk mengikuti standar itu. Kalau dari Sido Muncul sendiri sebenarnya kami sudah mengikuti sebelum standar ini ada, sejak tahun 2011. Itulah salah satu yang membuat kami menerima penghargaan,” ujar Irwan.

Irwan menekankan komitmen Sido Muncul dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam semua aspek operasional. Sehingga, Sido Muncul tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata tetapi juga pada kelestarian lingkungan.

“Kalau bagi kami ya tadi yang saya katakan, menjaga lingkungan, mengikuti aturan itu sama pentingnya dengan bisnis kami. Sehingga dalam berbisnis, kami tidak hanya mendapatkan keuntungan tapi tidak merusak lingkungan juga. Bahkan kalau bisa kami memberi kontribusi bagi lingkungan,” kata Irwan.

Irwan pun menyambut positif adanya standardisasi LHK yang bisa menjadi pedoman bagi perusahaan-perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Sido Muncul, kata Irwan, akan terus melanjutkan berbagai program pelestarian lingkungan yang telah dijalankan.

“Ya, tentu kami akan melanjutkan program program konservasi, penataan lingkungan, pengelolaan air maupun limbah,” ujarnya.(jr)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemendag Jembatani Pelaku Usaha Indonesia dengan Buyer dari Lima Negara, Buka Peluang Ekspor ke Pasar Nontradisional

23 Juni 2026 - 13:28 WIB

Pers Rilis HUT FPRMI Ke-3 – Pemred Award 2026

23 Juni 2026 - 09:27 WIB

Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui Disorot, Pengguna Jasa Nilai Ganggu Kenyamanan Berusaha

22 Juni 2026 - 14:42 WIB

Produk Halal Unggulan Indonesia Unjuk Gigi di Halal Expo Canada 2026

21 Juni 2026 - 21:32 WIB

Pakar Ekonomi : UMKM Harus Siap Bersaing di era Ekonomi Digital Hadapi Persaing Poduk luar

19 Juni 2026 - 16:48 WIB

Saham PSKT Respons Positif Penunjukan Eka Sastra Sebagai Dirut

19 Juni 2026 - 14:58 WIB

Trending di Bisnis