JAKARTA I Harian Merdeka
Ari Stefano, Koordinator Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa KKKS I di Deputy Dukungan Bisnis SKK Migas, disebut-sebut kerap menemui Gita Natalius di Apartemen Fraser Residence Menteng, Jakarta Pusat.
Sementara itu, informasi yang dikutip dari riausatu.com bahwa informasi itu diungkap sumber riausatu.com yang mengaku mengenal keduanya.
Sumber tersebut menyebut pertemuan Ari Stefano dan Gita Natalius bukan hanya sekali terjadi.
Selain itu, menurut dia, keduanya beberapa kali terlihat bersama di kawasan apartemen tersebut.
“Ari Stefano pernah duduk ngopi dengan Gita Natalius di Fraser Residence Menteng,” ujar sumber kepada riausatu.com melalui pesan WhatsApp.
Sumber itu juga mengklaim Ari Stefano cukup sering datang menemui Gita Natalius.
Ia bahkan mengaku beberapa kali berpapasan langsung dengan keduanya.
“Cukup sering. Berpapasan dan ketemu kami saja ada lima kali. Dia dibawa ke apartemen Gita itu tanpa kami. Jadi, link Gita ke SKK Migas ya lewat Ari Stefano,” tulis sumber tersebut.
Dikonfirmasi riausatu.com melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 9 Mei 2026, Gita Natalius mengakui mengenal Ari Stefano.
“Kenal pak,” jawab Gita singkat.
Saat diminta membantu menyampaikan konfirmasi riausatu.com kepada Ari Stefano, Gita menyatakan bersedia membantu.
“Owh nanti coba saya bantu tanyakan ya,” tulisnya.
Informasi mengenai hubungan Ari Stefano dan Gita Natalius juga diperoleh riausatu.com dari sumber berbeda yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Menurut sumber itu, Ari Stefano disebut beberapa kali membawa orang-orang yang tengah menghadapi persoalan hukum untuk bertemu dengan Gita Natalius.
Gita disebut mengaku memiliki kedekatan dengan seorang eks pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia berinisial S.
Sumber tersebut juga menyinggung adanya peristiwa ketika Gita Natalius disebut pernah membawa seseorang yang disebut sebagai “kyai palsu” untuk bertemu dengan sosok berinisial S, yang kini menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi di salah satu wilayah di Kalimantan.
“Pak S marah, tapi si Gita Natalius tetap saja jual-jual nama beliau. Kejadian itu sewaktu Pak S jadi Direktur C Jamintel,” ujar sumber.
Namun, saat dikonfirmasi ulang pada Sabtu siang terkait tudingan sering bertemu Ari Stefano dan dugaan mencatut nama pejabat tinggi Kejaksaan Agung untuk kepentingan proyek maupun penanganan perkara hukum, Gita Natalius membantah tudingan tersebut.
“Mohon maaf nggak ada Pak. Hanya sekali mampir, itu pun karena Pak Ari lagi ada urusan dekat-dekat apartemen saya. Jadi mampir saja,” tulis Gita.
Ia juga membantah tudingan kerap menerima atau membantu orang-orang yang tengah bermasalah dengan Kejaksaan.
“Apalagi statement ‘sering bawa orang-orang yang lagi masalah ke Kejaksaan’, saya nggak ngerti yang dimaksud ‘orang-orang’ itu siapa? Bongkar aja Pak, biar terang benderang,” ujarnya.(Agus).







