JAKARTA | Harian Merdeka
Bank Indonesia melalui Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau (DEIH) melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di Kawasan Konservasi Maritim Teluk Benoa, Badung, Bali. Kegiatan itu dilakukan sebagai implementasi untuk mewujudkan net zero emission dari acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025.
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk mendorong ekonomi hijau yang berkelanjutan. Langkah itu sejalan dengan Undang Undang Bank Indonesia.
“Tentunya kami dari Bank Indonesia punya komitmen yang kuat.Karena dalam Undang-Undang BI ya. Tapi ada di dalam Undang-Undang penguatan sisi keuangan secara nasional,” kata Destry di Kawasan Konservasi Maritim Teluk Benoa, Bali.
“Itu kami mempunyai mandat yaitu salah satunya setelah mendorong stabilitas rupiah,kemudian suku bunga, kemudian perbankan,dan kemudian sisi pembayaran.Kita juga mempunyai mandat yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Nah ekonomi berkelanjutan itu kaitannya yakni bagaimana kita bisa mendorong mereka-mereka yang di bawah.Jadi pertumbuhan itu harus inklusif,” sambungnya.
Dia mengatakan Bank Indonesia juga mendorong penyaluran kredit ekonomi hijau. Menurutnya, langkah ini sebagai upaya untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. (jr)







