Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Daerah · 16 Okt 2024 15:06 WIB ·

BMKG Jabar Imbau Warga Bogor Waspadai Cuaca Ekstrim


BMKG Jabar Imbau Warga Bogor Waspadai Cuaca Ekstrim Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi (Staklim) Jawa Barat mengimbau kepada warga Bogor dan sekitarnya untuk mewaspadai cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin kencang.

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Rakhmat Prasetia menuturkan, cuaca ekstrim sebagai fenomena alam yang ditandai kondisi curah hujan, arah dan kecepatan angin, suhu udara, kelembapan udara, dan jarak pandang serta dapat mengakibatkan kerugian, terutama keselamatan jiwa dan harta.

“Waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem, terutama pada hari di mana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, biasanya ditandai dengan jenis awan yang berwarna gelap, dan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (awan Cumulonimbus),” katanya.

Ia mengimbau warga waspada terhadap potensi sambaran petir, di antaranya berlindung di tempat tertutup.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, warga hendaknya menghindari pohon, tiang listrik, reklame, atau sesuatu yang tinggi lainnya yang bisa roboh saat terjadi angin kencang, menghindari tempat tinggi dan terbuka, mematikan alat komunikasi sementara waktu, dan menjaga jarak aman jika sedang berteduh di luar ruangan.

Ia mengatakan khusus warga di daerah bertopografi curam, bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada.

“Khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk mewaspadai potensi genangan atau banjir,” ucapnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat 11 kejadian bencana melanda wilayah itu, akibat cuaca ekstrem, Pada Minggu (13/10). Berdasarkan data BPBD Kota Bogor, bencana yang terjadi, antara lain pohon tumbang, angin kencang, dan atap rumah warga ambruk.

Prakirawan Staklim Jawa Barat Diana Hertanti mengatakan saat kejadian berdasarkan pantauan citra radar, data curah hujan serta data angin (AAWS Dramaga) terpantau pertumbuhan awan hujan di sekitar lokasi terdampak yakni Kabupaten dan Kota Bogor.

Dia menjelaskan tutupan awan menguat pada sore hingga menjelang hari, pada periode tersebut terpantau hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang. (jr)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lapas Gunungsitoli Hadir untuk Masyarakat Lewat Program Bantuan Sosial

18 Februari 2026 - 15:29 WIB

Kepulan Debu Putih Selimuti Ciater, Warga Duga Kebocoran PT Adhimix

18 Februari 2026 - 13:43 WIB

Survei Indikator Politik: Kepuasan Publik terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,5 Persen

18 Februari 2026 - 13:38 WIB

Penyelidikan Penembakan Suami Legislator Jateng Mengarah ke Oknum DPR RI

18 Februari 2026 - 13:35 WIB

Jelang Ramadan, Wabup Intan Santuni 115 Anak Yatim di Pagedangan

18 Februari 2026 - 13:34 WIB

Maesyal Rasyid Resmikan KDMP Palasari, Dorong Ekonomi Desa

18 Februari 2026 - 13:30 WIB

Trending di Daerah