Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Nasional · 3 Okt 2024 15:06 WIB ·

BPBD Kota Bogor Imbau Warga Siapkan TSB


BPBD Kota Bogor Imbau Warga Siapkan TSB Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk menyiapkan tas siaga bencana (TSB) sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana, termasuk gempa megathrust.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, menuturkan TSB dirancang untuk membantu warga bertahan hidup saat bantuan belum tiba atau ketika proses evakuasi tengah dilakukan. 

“Tas ini dipersiapkan anggota keluarga untuk berjaga-jaga apabila terjadi bencana atau kondisi darurat lainnya. Tas ini dipersiapkan untuk bertahan hidup saat bantuan belum datang. Selain itu, tujuan dari TSB juga untuk memudahkan masyarakat saat proses evakuasi dilakukan,” ujar Hidayatulloh, dikutip kompas com, Rabu (2/10).

Dijelaskan Hidayatulloh, tas siaga bencana itu harus disesuaikan dengan kebutuhan pribadi masing-masing dan mempertimbangkan risiko bencana yang mungkin terjadi.

Oleh karena itu, BPBD Kota Bogor memberikan panduan umum tentang barang-barang yang harus ada di dalam tas tersebut, yaitu:

1. Dokumen penting, seperti surat tanah, surat kendaraan, ijazah, akta kelahiran, dan lainnya. 2. Pakaian untuk tiga hari, termasuk pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut, handuk, dan jas hujan.

3. Makanan tahan lama, seperti mi instan, biskuit, abon, cokelat, dan makanan ringan lainnya. 4. Air minum yang cukup untuk kebutuhan selama kurang lebih tiga hari.

5. Kotak P3K yang berisi obat-obatan pribadi dan obat-obatan umum.

6. Radio atau ponsel beserta baterai cadangan, charger, atau powerbank.

7. Perlengkapan mandi, seperti sabun, sikat gigi, pasta gigi, sisir, dan cotton bud.

8. Masker untuk menyaring udara kotor atau tercemar.

9. Peluit untuk meminta pertolongan dalam situasi darurat.

10. Alat penerangan, seperti senter, lampu kepala (headlamp), korek api, atau lilin.

11. Uang tunai secukupnya untuk kebutuhan selama kurang lebih tiga hari.

Hidayatulloh menekankan bahwa persiapan ini sangat penting karena Kota Bogor merupakan salah satu wilayah yang rawan bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.  “Lebih baik kita bersiap-siap daripada terlambat. Dengan tas siaga ini, masyarakat dapat segera bertindak jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” tuturnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

​Masyarakat Tak Perlu Khawatir, BPOM Pastikan Kualitas Pangan MBG Teruji Klinis

14 Februari 2026 - 20:45 WIB

Kinerja Kapolri Tuai Apresiasi dari Presiden Prabowo

13 Februari 2026 - 16:44 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalencana Wira Karya kepada Kapolda Metro Jaya

13 Februari 2026 - 16:09 WIB

“Polisi Rakyat” Bukan Sekadar Kata, Ini Arahan Tegas Kapolri Pedomani Prabowo

13 Februari 2026 - 15:14 WIB

Prabowo Resmikan SPPG Polri di Palmerah: Negara Dekat dengan Warga

13 Februari 2026 - 15:03 WIB

1.500 SPPG Siap Berdiri di Seluruh Indonesia, Polri Fokus Layanan Masyarakat

13 Februari 2026 - 14:40 WIB

Trending di Nasional