Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 17 Jul 2026 16:36 WIB ·

Dukung Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Minta BP Tapera Tingkatkan Profesionalisme


Dukung Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Minta BP Tapera Tingkatkan Profesionalisme Perbesar

Jakarta | Harian Merdeka

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meresmikan kantor baru Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) di Gedung Graha Mandiri Lantai 5, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026). Ara menegaskan, perpindahan kantor harus menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Menurutnya, fasilitas yang lebih baik harus diiringi dengan pelayanan yang semakin profesional, cepat, dan akuntabel.

“Jangan punya kantor bagus, tapi kinerjanya malah tidak bagus,” kata Ara saat meresmikan kantor baru BP Tapera.

Ara mengatakan, kantor baru merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan pembiayaan perumahan sekaligus meningkatkan profesionalisme BP Tapera dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.

Ia berharap BP Tapera mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan responsif kepada peserta, bank penyalur, serta para pengembang perumahan.

“Kami ingin BP Tapera semakin profesional, transparan, akuntabel dan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah serta responsif kepada peserta, bank penyalur dan para pengembang perumahan,” ujarnya.

Maruarar menegaskan pemerintah terus memperkuat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah layak huni.

Menurutnya, meski FLPP bukan program baru, penyalurannya terus meningkat pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, ia optimistis target penyaluran 350 ribu rumah subsidi pada 2026 dapat tercapai.

Ara juga meminta seluruh jajaran BP Tapera bekerja dengan penuh integritas, disiplin, dan terus berinovasi karena amanah yang diemban menyangkut harapan jutaan masyarakat untuk memiliki rumah pertama.

“Bagi kami, kebahagiaan terbesar adalah ketika semakin banyak keluarga Indonesia dapat menempati rumah yang berkualitas, terjangkau dan menjadi tempat membangun masa depan yang lebih baik. Mari bergotong royong menyukseskan Program 3 Juta Rumah,” katanya.

Terkait pelaksanaan akad massal 62.530 unit KPR Sejahtera FLPP yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026 di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Ara meminta BP Tapera mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara matang. Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan perpindahan kantor merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh mitra kerja.

“Kantor baru ini bukan sekadar perpindahan lokasi kerja, tetapi menjadi bagian dari komitmen BP Tapera untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan seluruh mitra kerja,” ujar Heru.

Hingga 15 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP telah mencapai 101.978 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp12,67 triliun.

Selain itu, terdapat 25.599 unit rumah yang masih berada dalam berbagai tahapan proses, mulai dari pembangunan, persetujuan kredit, rumah siap akad hingga akad kredit yang belum dicairkan.

Heru optimistis target penyaluran FLPP tahun 2026 dapat tercapai melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, bank penyalur, dan para pengembang.

Menurutnya, akad massal dan serah terima kunci sekitar 62.530 unit KPR Sejahtera FLPP di Batang akan menjadi simbol percepatan pembiayaan perumahan sekaligus bukti kuatnya kolaborasi dalam mendukung penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar 200 debitur secara langsung di lokasi acara dan 62.330 debitur secara daring di 36 provinsi, dengan dukungan 43 bank penyalur KPR Sejahtera FLPP.

“BP Tapera akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola pembiayaan perumahan, serta memperluas kolaborasi dengan seluruh mitra kerja demi menyukseskan Program 3 Juta Rumah,” pungkas Heru. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Skandal Proyek Jalan Lebak, AMMCB Tantang Kejari: Berani Tangkap atau Masuk Angin?

17 Juli 2026 - 16:34 WIB

Nusron Wahid Beberkan Rincian Anggaran ATR/BPN 2025 di Depan Komisi II DPR

17 Juli 2026 - 16:31 WIB

Ledakan di Madiun Tewaskan Satu Prajurit, Komisi I DPR Minta Publik Tunggu Hasil Investigasi

17 Juli 2026 - 16:27 WIB

Cak Udin PKB Tegaskan AI Hanya Alat Bantu, Tidak Bisa Gantikan Peran Ulama

17 Juli 2026 - 16:25 WIB

Demer: Pernyataan Deddy Sitorus Soal Bahlil Tidak Berdasarkan Fakta dan Menyesatkan Publik

17 Juli 2026 - 13:32 WIB

Cak Imin Apresiasi Disertasi Idham Arsyad Soal Ketahanan Pangan di Universitas Brawijaya

17 Juli 2026 - 13:29 WIB

Trending di Nasional