Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 30 Des 2025 12:16 WIB ·

IHSG Menguat ke Level 8.644, Sentimen Akuisisi Tambang dan Rencana Buyback Dorong Optimisme Pasar


IHSG Menguat ke Level 8.644, Sentimen Akuisisi Tambang dan Rencana Buyback Dorong Optimisme Pasar Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan awal pekan dengan penguatan signifikan. Pada penutupan perdagangan Senin (29/12), IHSG naik 1,25 persen ke posisi 8.644,26, mencerminkan optimisme investor menjelang akhir tahun.

Penguatan indeks dipicu oleh meningkatnya minat beli investor, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar. Pergerakan positif tersebut berhasil mengimbangi pelemahan yang terjadi pada sejumlah saham lain, sehingga indeks secara keseluruhan tetap berada di zona hijau.

Aktivitas investor asing juga menjadi salah satu faktor pendorong penguatan IHSG. Tercatat, investor asing membukukan beli bersih sekitar Rp1,03 triliun di pasar reguler, sementara secara keseluruhan nilai beli bersih di seluruh pasar mencapai sekitar Rp2,24 triliun. Kondisi ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap pasar saham Indonesia masih terjaga.

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor mencatat kinerja positif. Sebanyak 10 dari 11 sektor berakhir di zona penguatan, dengan sektor barang konsumsi siklikal menjadi salah satu penyumbang kenaikan terbesar. Sementara itu, sektor teknologi tercatat sebagai satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan pada perdagangan hari tersebut.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh sejumlah aksi korporasi. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tengah menyiapkan langkah strategis melalui rencana akuisisi saham mayoritas perusahaan tambang, yang dinilai berpotensi memperkuat portofolio bisnis serta kapasitas produksi perseroan di sektor pertambangan batu bara.

Selain itu, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) hingga maksimal 10 persen dari modal disetor. Buyback tersebut akan menggunakan dana kas internal perusahaan dan direncanakan berlangsung mulai 24 Desember 2025 hingga 24 Maret 2026.

Analis pasar modal menilai penguatan IHSG kali ini mencerminkan respons positif pelaku pasar terhadap kombinasi sentimen domestik, arus dana asing, serta aksi korporasi emiten. Meski demikian, investor tetap diminta mencermati potensi volatilitas pada awal tahun mendatang seiring perkembangan kondisi ekonomi global dan domestik.(kay)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Sertijab Pejabat Polres Nias, Kabag SDM Kini Dijabat AKP Sonahami Lase

15 April 2026 - 12:59 WIB

Pupuk Kaltim Sahkan PKB 2026–2028, Menaker Beri Apresiasi

15 April 2026 - 12:56 WIB

Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Kecil Menjerit

13 April 2026 - 13:40 WIB

Kementerian ESDM : Pengembangan Blok Masela untuk Melindungi Kedaulatan Ekonomi Indonesia

13 April 2026 - 13:10 WIB

Trending di Ekbis