Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 10 Sep 2025 12:34 WIB ·

KADIN DKI Jakarta Dorong Produktivitas Tenaga Kerja


KADIN DKI Jakarta Dorong Produktivitas Tenaga Kerja Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta bersama P3D Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta menghadirkan program strategis peningkatan kualitas tenaga kerja melalui Pelatihan Pengukuran Produktivitas Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi BNSP 2025.

Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi, menegaskan bahwa program pelatihan produktivitas akan dilaksanakan secara berkala dengan beragam tema, mulai dari 5S Kaizen, Service Excellence, Green Productivity, hingga PBK Pengukuran. Rangkaian pelatihan ini dijadwalkan berlangsung pada 25 Agustus hingga 9 November 2025.

Antusiasme dunia usaha terlihat sangat tinggi. Hingga saat ini tercatat hampir 500 peserta dari lebih dari 200 perusahaan telah mendaftar dan siap berpartisipasi aktif dalam program ini.

Lebih lanjut, Diana Dewi menekankan, program ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah konkret untuk menjawab tantangan daya saing tenaga kerja Indonesia.

“Produktivitas adalah kunci. Negara-negara maju bisa melesat karena tenaga kerjanya produktif. Indonesia masih tertinggal dibanding Malaysia dan Thailand. Inilah pekerjaan rumah kita bersama, dan pelatihan ini adalah salah satu jalan untuk mengejar ketertinggalan itu,” ujarnya.

Pelatihan ini salah satunya mengadopsi metode Kaizen 5S dari Jepang yang diadaptasi di Indonesia menjadi 5R: Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Filosofi Kaizen atau perbaikan berkelanjutan telah terbukti mampu melahirkan perusahaan kelas dunia.

Diana Dewi menuturkan sebuah anekdot: “Di sebuah pabrik otomotif di Jepang, seorang karyawan mengusulkan perubahan kecil: memindahkan alat agar lebih dekat dengan jalurnya. Terlihat sederhana, tapi hasilnya mampu menghemat waktu dan biaya besar. Itulah kekuatan produktivitas—hal kecil, tapi dampaknya luar biasa.”

Menurut Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, tujuan akhir dari pelatihan ini adalah menjadikan tenaga kerja Jakarta lebih siap menghadapi persaingan global.

“Kalau Jepang punya Kaizen, Korea punya semangat Palli-palli, maka Jakarta harus punya versinya sendiri: tenaga kerja yang produktif, kreatif, dan adaptif. Itulah fondasi agar Jakarta bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia.” tuturnya.

Sementara itu  Kepala P3D, Tsani Annafari  mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan titik awal perubahan cara bekerja.

“Mari hadir dengan pikiran terbuka, semangat besar, dan tekad kuat. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil, dari diri kita sendiri,” tutupnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Arif Rahman: Kadin Bukan Sekadar Wadah, Harus Jadi Penggerak Ekonomi

19 Juni 2026 - 14:54 WIB

Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, FWK Desak Polri Kembalikan Rasa Aman Masyarakat

18 Juni 2026 - 14:44 WIB

Sebut Mubazir, Anggota DPR Usul Motor Listrik Program MBG Dijual

18 Juni 2026 - 14:36 WIB

Blackout Sumatera: KOSMAK Desak Prabowo Audit Dugaan Korupsi PLN EPI

18 Juni 2026 - 14:17 WIB

Charles Honoris Desak Pemerintah Manfaatkan Libur Sekolah untuk Audit Dapur MBG

15 Juni 2026 - 15:23 WIB

Kunjungan Presiden Jerman ke Jakarta, Polda Metro Siagakan 585 Personel

15 Juni 2026 - 15:20 WIB

Trending di Nasional