Menu

Mode Gelap
Kalangan Industri Keberatan Penerapan KTR di Jakarta Bapanas: Beras Alami Deflasi ASDP Percepat Pengerahan KMP Jatra 1 PSI Buka Rekrutmen Terbuka bagi Tokoh dan Anak Muda yang Berminat Terjun ke Politik Pemerintah Aceh Ajukan Permohonan Bantuan ke UNDP dan UNICEF untuk Penanganan Pascabencana

Daerah · 2 Agu 2024 10:25 WIB ·

Kantor Pemkab Lebak Didemo, Warga Protes Aktifitas Galian Pasir


Kantor Pemkab Lebak Didemo, Warga Protes Aktifitas Galian Pasir Perbesar

Lebak | Harianmerdeka

Sedikitnya 500 warga Kecamatan Cimarga mendatangi Pemkab Lebak, kedatangan ratusan warga itu guna menyampaikan protes atas keberadaan aktifitas galian tambang pasir putih yang dinilai telah merusak sarana jalan dan lingkungan sehingga kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan Rangkasbitung-Cimarga.

Ratusan warga untuk mengelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Lebak, warga yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Cimarga Bersatu (AMCB) itu meminta agar para pengusaha galian pasir dan angkutan pasir tidak menjual pasir dalam keadaan basah, serta pengusaha diminta untuk memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat.

“Kami meminta agar para pengusaha pasir untuk tidak menjual pasir dalam keadaan basah, karena ceceran airnya bisa merusak jalan. Namun permintaan kami itu tidak pernah digubris pengusaha, oleh karena itu kami mendatangi Pemkab Lebak agar penguasa bisa menegur para pengusaha,” kata Wawat Hidayawati, koordinator aksi, ketika melakukan orasi dihalaman Pemkab Lebak, Kamis (01/08/2024).

Kata Wawat, sudah beberapa tahun masyarakat Cimarga merasakan ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan itu dikarenakan sepanjang jalan Cimarga hingga Aweh Rangkasbitung selalu becek dan berdebu akibat mobil pengangkut pasir yang muatannya melebihi kapasitas tonase serta dalam keadaan basah.

Pengusaha galian pasir kata Wawat, sepertinya sudah tidak perduli kepada nasib warga, lantaran beberapa kali warga komplain, namun tidak pernah didengar. Berangkat dari keresahan itu kara Wawat, masyarakat Cimarga merasa perlu untuk melakukan aksi unjuk rasa untuk menuntut keadilan.

“Kami bukan melanggar para pengusaha untuk mencari rejeki, tapi tolong dong perhatikan juga nasib warga di Kecamatan Cimarga yang terkena imbas galian pasir,” ucap Wawat.

Udin Dolar, seorang orator lainnya mengatakan, pihaknya meminta agar pengusaha menertibkan para pegawainya agar tidak membawa pasir basah serta pengusaha harus bertanggung jawab terhadap lingkungan yang diakibatkan penambang pasir.

Karena pengusaha tidak pernah mengindahkan permintaan dari warga, Udin memandang perlu mendatangi Pemkab Lebak untuk memberikan terguran langsung kepada pengusaha. Bila perlu kata Udin, Pemkab bisa bersikap tegas untuk menertibkan para pengusaha galian pasir di Kecamatan Cimarga yang berada di tujuh lokasi.

“Kami meminta agar Pemkab Lebak menertibkan pengusaha galian pasir yang nakal, lakukan pengawasan yang melekat guna menertibkan pengusaha,” kata Udin Dollar.

Menanggapi permintaan masyarakat, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan yang langsung mendatangi pendemo berjanji akan berkoordinasi dengan Pemprov Banten. Iwan juga mengaku akan turun langsung ke lokasi galian, lantaran ingin mengetahui secara langsung apa yang menjadi permasalahan di lapangan.

“Saya akan langsung ke lokasi untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan, kami juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Banten, Insya Allah dengan komunikasi yang baik, semua akan berjalan dengan baik pula,” kata Iwan. (Jat/eem/ris)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Delapan Tahun Janji “Nias Terang”, Listrik Masih Padam Hampir Tiap Hari

15 Desember 2025 - 12:29 WIB

Warga Cibinong Alami Gangguan Jiwa Dievakuasi Damkar Usai Mengamuk dan Rusak Rumah

15 Desember 2025 - 12:10 WIB

Flores Timur Berlakukan Status Tanggap Darurat Banjir Lahar Gunung Lewotobi

15 Desember 2025 - 12:01 WIB

Kebakaran Terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Belasan Unit Damkar Diterjunkan

15 Desember 2025 - 11:53 WIB

Jembatan Krueng Meureudu Kembali Dibuka Terbatas, Akses Pidie Jaya–Bireuen Mulai Pulih

15 Desember 2025 - 11:48 WIB

Dua Siswi Tenggelam di Saluran Irigasi Pesawaran, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

13 Desember 2025 - 18:16 WIB

Trending di Daerah