JAKARTA | Harian Merdeka
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) melakukan penyegaran kepemimpinan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi dan memastikan roda organisasi tetap adaptif, solid, serta selaras dengan arah pengembangan ekonomi kreatif nasional.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pelantikan sejumlah pejabat administratif dan pengawas di lingkungan Kemenekraf yang digelar di Jakarta, Senin (12/1/2026). Pelantikan dipimpin langsung Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati.
Dessy menegaskan, rotasi dan penyegaran jabatan bukan sekadar perpindahan posisi struktural, melainkan bagian dari proses pembelajaran, penyesuaian, serta upaya menjaga keberlanjutan amanah negara di tengah dinamika sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.
“Pelantikan ini merupakan amanat besar dari negara, dari pimpinan, dan terutama dari masyarakat yang menaruh harapan pada kemajuan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Dessy dari siaran pers kementerian, Selasa (13/1/2026).
Ia mengibaratkan birokrasi Kemenekraf sebagai sebuah mesin penggerak pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, keberhasilan ekonomi kreatif sangat ditentukan oleh keselarasan dan kekuatan setiap komponen di dalam organisasi.
“Ibarat sebuah mesin, ini adalah komponen penggeraknya. Jika seluruh komponen bekerja selaras, ekonomi kreatif akan melaju sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Jika satu melemah, laju kita pun akan tertahan,” tegasnya.
Dessy menjelaskan, prinsip amanah yang bergilir diterapkan untuk membangun organisasi yang tangguh, profesional, serta siap menghadapi tantangan dan percepatan transformasi di sektor ekonomi kreatif.
Sejumlah pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut antara lain Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Biro Umum Indra Saputra Farhas, Kepala Subdirektorat Hubungan Kelembagaan Dini Oktaviyanti, Kepala Subdirektorat Manajemen Strategis Dwi Wahyuni, serta Kepala Bagian Umum, Sumber Daya Manusia, Hukum, dan Organisasi Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Soraya.
Selain itu, dilantik pula Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi Arsitektur dan Desain Trio Dewangga, Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi Kuliner Dessy Widowati, Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi Fesyen Lisa Riana Muallim, Kepala Subbagian Tata Usaha Inspektorat Fawzi Akbar Maklin, Kepala Subbagian Protokol Biro Umum Tiara Kusuma Dewi, serta Kepala Subbagian Tata Usaha Setmen/Setama Iqbal Febriana.
Usai pelantikan, para pejabat yang baru dilantik diminta segera memperkuat koordinasi lintas unit, mempercepat implementasi program strategis, dan memastikan kebijakan ekonomi kreatif berjalan efektif di lapangan. Pemerintah menaruh harapan besar agar sektor ekonomi kreatif benar-benar mampu tampil sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. (tfk/hab)







