Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 15 Agu 2025 12:14 WIB ·

Mobil Listrik China Kuasai Pasar Indonesia


Mobil Listrik China Kuasai Pasar Indonesia Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pasar mobil listrik di Indonesia semakin memanas. Data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan dominasi merek-merek China di pasar kendaraan listrik (EV) selama tujuh bulan pertama tahun 2025. Mereka berhasil merajai pasar dengan penjualan yang signifikan.

Berdasarkan GAIKINDO mengungkapkan, penjualan EV di Indonesia mencapai 42.178 unit hingga Juli 2025. Angka ini nyaris menyamai total penjualan sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebesar 43.188 unit.

Ini merupakan sebuah pencapaian fantastis yang menunjukkan betapa pesatnya pertumbuhan minat masyarakat terhadap mobil listrik.

Merek BYD memimpin perolehan penjualan dengan total 16.427 unit. Model-model seperti BYD M6, Sealion 7, Atto 3, Seal, dan Dolphin menjadi pendorong utama kesuksesan ini.

Menariknya, pada gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, BYD memperkenalkan mobil kota terbarunya, Atto 1. Dengan harga mulai dari Rp195 juta, mobil ini langsung mencuri perhatian publik.

Di posisi kedua, ada sub-merek premium dari BYD Group, yakni Denza, dengan 6.256 unit. Sementara itu, Wuling menyusul di urutan ketiga dengan 6.210 unit.

Chery dan Aion melengkapi posisi lima besar dengan masing-masing 5.196 unit dan 3.126 unit.

Pencapaian luar biasa ini tak lepas dari peran pemerintah. Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dengan beralih dari energi fosil ke energi bersih. Kebijakan ini secara tidak langsung mendorong pertumbuhan pasar mobil listrik di Tanah Air.

Dengan semakin banyaknya pilihan model dan harga yang kompetitif, mobil listrik kini bukan lagi sekadar tren, melainkan pilihan yang realistis bagi banyak konsumen.

Pemerintah juga memberikan berbagai insentif, seperti subsidi, untuk menarik minat masyarakat. Langkah ini terbukti efektif dalam mengakselerasi adopsi EV. (jr)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Bahlil Tegaskan Harga LPG 3 Kg Tetap Stabil

21 April 2026 - 16:39 WIB

Kenaikan BBM dan Elpiji Nonsubsidi: Raport Merah Bahlil Lahadalia

21 April 2026 - 12:10 WIB

Trending di Ekbis