Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 17 Apr 2025 11:21 WIB ·

Musim Panen Tiba, Stok Pangan Warga Kabupaten Lebak Dipastikan Aman


Musim Panen Tiba, Stok Pangan Warga Kabupaten Lebak Dipastikan Aman Perbesar

LEBAK | Harian Merdeka


Musim panen padi yang sedang berlangsung di berbagai desa di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi penopang utama ketersediaan pangan masyarakat setempat. Meski hasil panen tidak sebaik musim sebelumnya akibat curah hujan tinggi, warga tetap optimistis mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga dalam beberapa bulan ke depan.

Aminah, seorang petani asal Kecamatan Cibadak, mengatakan dirinya telah dua hari menjemur gabah di tanah lapang. Namun, cuaca yang cenderung berawan membuat proses pengeringan belum optimal.

“Kita sudah dua hari ini menjemur gabah, tapi belum juga kering karena sinar mataharinya kurang,” kata Aminah, Selasa (15/4/2025).

Aminah menggarap lahan sawah seluas 2.000 meter persegi dan pada musim ini hanya menghasilkan 15 karung gabah, atau setara 500 kilogram beras. Padahal, di musim panen sebelumnya, ia biasa mendapatkan hingga 30 karung gabah atau sekitar 1 ton beras.

“Meskipun berkurang, hasil panen ini masih cukup untuk konsumsi keluarga selama empat bulan,” jelasnya.

Hal serupa disampaikan Ahmad, warga Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung. Ia mengatakan, banyak warga menjemur gabah di tepi jalan dan tanah lapang karena kondisi cuaca yang belum memungkinkan pengeringan optimal.

“Lahan kami sekitar lima hektare, dan panen kali ini hasilnya hanya cukup untuk kebutuhan sendiri, tidak kami jual,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar, mengonfirmasi bahwa musim panen sedang berlangsung di berbagai wilayah, terutama pada lahan-lahan kecil yang digarap oleh petani swadaya maupun buruh tani yang mendapat bagian hasil panen.

“Gabah yang dijemur ini mayoritas berasal dari panen petani kecil dan hasil upah panen. Kita perkirakan panen April 2025 mencakup 12.500 hektare, sesuai data tanam Januari lalu,” kata Deni.

Ia menambahkan, sebagian hasil panen dijual ke penampung, sementara sisanya disimpan untuk konsumsi keluarga. Dengan hasil panen tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan stok pangan masyarakat relatif aman.

“Kami menjamin kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dari hasil panen ini,” pungkasnya. (ant/Fj)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Produksi Solid Kuartal I 2026, PKT Catat Capaian 2,14 Juta Ton

29 April 2026 - 16:50 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Bahlil Tegaskan Harga LPG 3 Kg Tetap Stabil

21 April 2026 - 16:39 WIB

Trending di Ekbis