Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 22 Mei 2025 11:44 WIB ·

Pemkab Lebak Hadirkan Pasar Kandang Sapi, Dorong Ekonomi dan Atasi Kepadatan Kota


Pemkab Lebak Hadirkan Pasar Kandang Sapi, Dorong Ekonomi dan Atasi Kepadatan Kota Perbesar

LEBAK | Harian Merdeka

Pemerintah Kabupaten Lebak terus menggenjot pengembangan ekonomi kerakyatan dengan menghadirkan Pasar Kandang Sapi di Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, sebagai pusat aktivitas niaga baru. Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas kepadatan di pusat kota sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.

Pasar yang berlokasi sekitar lima kilometer dari Pasar Induk Rangkasbitung ini dirancang untuk menampung lebih dari 800 pedagang, sebagian besar berasal dari area pasar subuh Jalan Sunan Kalijaga. Seiring pembangunan fisik pasar, tantangan terbesar yang sempat mencuat adalah keterbatasan akses transportasi umum.

Menjawab kebutuhan tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak resmi menyesuaikan tiga trayek angkutan kota agar menjangkau kawasan pasar baru. Kepala Dishub Lebak, Rully Edward, menyatakan bahwa Bupati telah menerbitkan surat keputusan terkait perubahan rute.

“Tiga trayek angkutan kota kini resmi melayani rute ke Pasar Kandang Sapi. Ini bagian dari komitmen kami untuk mendukung kelancaran mobilitas warga,” ujarnya, Senin (18/05/2025).

Adapun rute yang dimaksud meliputi Terminal Curug–Terminal Kalijaga, Citeras–Terminal Kalijaga, dan Maja–Terminal Curug, yang kini diperluas hingga mencapai area pasar.

Kepala Bidang Angkutan, Terminal, dan Perparkiran Dishub Lebak, Asep Topik, menambahkan, penyesuaian ini bertujuan menciptakan konektivitas antara pusat ekonomi dan permukiman warga.

“Kami ingin memudahkan masyarakat menjangkau pasar tanpa bergantung pada kendaraan pribadi, serta membantu mengurangi kemacetan di pusat kota,” ungkapnya.

Pasar Kandang Sapi tidak hanya difungsikan sebagai lokasi relokasi pedagang, tetapi juga bagian dari rencana besar penataan ruang Kota Rangkasbitung. Pemerintah berharap keberadaan pasar ini mampu menata ulang wajah kota menjadi lebih tertib sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. (jat/dam)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Bahlil Tegaskan Harga LPG 3 Kg Tetap Stabil

21 April 2026 - 16:39 WIB

Kenaikan BBM dan Elpiji Nonsubsidi: Raport Merah Bahlil Lahadalia

21 April 2026 - 12:10 WIB

Pengamat : Menteri Perdagangan Pelihara Monopoli, Suburkan Impor Ilegal

20 April 2026 - 13:14 WIB

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Trending di Ekbis