Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 2 Nov 2023 18:52 WIB ·

Penembakan di Bekasi, Polisi: Itu Kelompok John Kei dan Nus Kei


Penembakan di Bekasi, Polisi: Itu Kelompok John Kei dan Nus Kei Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Peristiwa penembakan yang menewaskan pria berinisial GR (44) di Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat melibatkan kelompok John Kei dan Nus Kei. ” Itu permasalahan antara dua kelompok yakni Nus kei dan John Kei,” ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly kepada wartawan, Kamis (2/11/2023).

“Jadi ini pemicunya itu, menurut keterangan salah satu pelaku, ini dipicu konflik lama antara kelompok John Kei dan Nus Kei,” lanjutnya.

Titus menyebut kedua kelompok ini sudah lama saling berseteru. Sempat pula terjadi penyerangan di Duri Kosambi, Cengkareng serta di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang tahun 2020.

Titus mengatakan lokasi penembakan yang berada di Kompleks Titian, Medan Satria, Kota Bekasi diketahui merupakan markas kelompok John Kei.

Berdasarkan pengakuan dari kelompok John Kei, kata Titus, penembakan di Bekasi berawal dari informasi bahwa kelompok Nus Kei akan melakukan penyerangan.

Saat itu, kelompok Nus Kei yang berjumlah 6 orang mendatangi lokasi dengan membawa senjata tajam. Mengetahui hal itu, kelompok John Kei lantas mempersenjatai diri dengan senjata tajam dan senjata api.

“Begitu mereka (kelompok Nus Kei) datang, korban turun bawa parang, langsung ditembak (kelompok Jhon Kei). Karena mereka alasannya (menembak korban) mau diserang, ini ada anak istri kami,” kata Titus.

Usai kejadian, kelonpok Nus Kei kemudian membawa korban tertembak ke rumah sakit. Sedangkan kelompok John pun melarikan diri.

Sejauh ini, polisi telah menangkap empat pelaku terkait kasus ini. Mereka yakni FO (31) yang ditangkap di Cibinong, Kabupaten Bekasi serta EU, MW, dan PM alias O yang ditangkap di Indramayu dan Tangerang Selatan.

“Saat ini tim gabungan Subdit Resmob Polda Metro dan Polres Metro Bekasi Kota masih mendalami peran masing-masing,” ucap Titus.

Sebelumnya, aksi penembakan terjadi pada Minggu (29/10) pukul 19.00 WIB di Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam peristiwa ini, satu orang berinisial GR meninggal dunia.

Korban disebut mengalami luka di bagian kepala. Namun, Aqsha mengaku masih menunggu hasil autopsi untuk memberikan keterangan lebih lanjut.(fik/hmi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Iwakum Kecam Hotman Paris, Minta Maaf Usai Dinilai Rendahkan Wartawan

20 Juli 2026 - 11:05 WIB

Anak Hotman Paris Frank Alexander Kritik Ayahnya Usai Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Sebut Pencitraan

20 Juli 2026 - 10:51 WIB

Potret Pilu Salim Sugiharto, Abah Elang: Tanah Diklaim Sejak 1979, Kini Justru Hadapi Proses Hukum

19 Juli 2026 - 13:06 WIB

Temui Kajati Banten, Kapolda Irjen Hengki Sepakat Tingkatkan Penerapan Restorative Justice

16 Juli 2026 - 17:33 WIB

Desak Pengusutan Proyek Kipas Angin 1,8 Triliun, MataHukum: Dirut PT Agrinas Harus Segera Ditangkap!

16 Juli 2026 - 13:41 WIB

Janji Jaksa Agung “Tanpa Ruang bagi Jaksa Nakal” Dinilai Gagal, Mata Hukum: Arang Itu Mencoreng Wajah Sendiri

15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Trending di Hukum