Menu

Mode Gelap
Helmy Halim, Balon Walikota Tangerang Asal Demokrat : Masyarakat Harus Dilibatkan Dalam Pembangunan Pengurus HNSI Sumut Dan Jajarannya Audiensi Ke Ditpolairud Poldasu Maesyal Rasyid Hadiri Pengajian Akbar dan Pengukuhan Ranting Desa Muslimat NU Kecamatan Teluknaga DPC HNSI Medan Bersama PT Musim Mas Melakukan Reboisasi Bibir Pantai Wilayah Belawan Polsek Teluknaga Amankan Penjual Obat Tramadol

Bisnis · 13 Jun 2024 11:36 WIB ·

Pertamina akan Caplok Perusahaan di Brasil


Pertamina akan Caplok Perusahaan di Brasil Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi )Menko Marves) meminta PT Pertamina mengakuisisi perusahaan penghasil gula dan etanol asal Brasil. Permintaan itu datang langsung dari Presiden Jokowi.

Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan Pertamina sebagai holding sektor energi memang harus melakukan ekspansi atau pelebaran bisnis hingga ke luar negeri. Sebab menurutnya perusahaan tidak akan bisa memenuhi kebutuhan energi masyarakat jika hanya mengandalkan sumber daya alam dalam negeri saja.

Bahkan di beberapa negara, Pertamina tercatat sudah melakukan kerja sama hingga ikut dalam proses produksi minyak dan gas. Karena itu ia sangat mewajarkan permintaan dari Jokowi dan Luhut ini untuk melakukan akuisisi perusahaan asing hingga ke Brazil.

“Memang kan Pertamina itu ekspansi harus, dan saat ini Pertamina meng-ekspansi. Dia ekspansi, kan kita nggak cukup nih hanya di Indonesia, sumber minyak kita kan nggak cukup. Memang Pertamina harus ekspansi, dan Pertamina lagi proses ekspansi, di beberapa negara dia sudah masuk,” kata Arya, dikutip Rabu (12/6).

“Jadi kalau diminta ke Brasil, ya bukan sesuatu yang luar biasa, selama itu (memiliki nilai) ekonomis dan bagus, ya oke. Emang harus, negara lain aja ke Indonesia kok, masa kita nggak boleh ke negara lain?” tambahnya lagi.

Meski begitu, Arya mengaku tidak bisa membuka informasi lebih jauh tentang rencana akuisisi tersebut. Sebab dalam proses akuisisi, terdapat banyak informasi sensitif yang tidak bisa disampaikan ke publik. Seperti misalnya terkait penawaran dalam tender akuisisi dan lain sebagainya.

“Tunggu saja, kadang-kadang aksi ekspansi ada unsur-unsur bisnis yang kadang-kadang nggak bisa kita buka juga kan. Karena misalnya ada sesuatu, kita masuk habis itu nanti tender nih, orang lihat-lihat punya kita apa semua kan bisa jadi,” terang Arya.

Sebelumnya Luhut telah meminta agar PT Pertamina (Persero) mengakuisisi perusahaan asing dari Brasil. Dia mengatakan rencana akuisisi ini dijalankan untuk menjaga ketahanan energi di Indonesia.

Pertamina diminta untuk mengakuisisi perusahaan asal Brasil yang memproduksi gula dan etanol. Rencananya, pemerintah ingin mengembangkan bahan bakar bioetanol sebagai pengganti bahan bakar minyak (BBM).

“Presiden (Jokowi) tadi juga sudah memutuskan nanti Pertamina akan akuisisi perusahaan, sekarang lagi due diligence (studi kelayakan) di Brasil untuk mengambil perusahaan yang bisa mensuplai gula dan juga etanol,” kata Luhut dalam acara HUT HIPMI ke-52 di Hotel Fairmont, Jakarta.

Menurutnya transisi bahan bakar kendaraan dari bensin ke bioetanol ini akan tercapai dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Meski begitu Luhut tidak menyebutkan secara pasti terkait identitas maupun jumlah perusahaan yang akan diakuisisi dari Brasil tersebut. (jr)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengurus HNSI Sumut Dan Jajarannya Audiensi Ke Ditpolairud Poldasu

20 Juli 2024 - 11:11 WIB

Paramount Petals Luncurkan Klaster Premium ‘Lily’

19 Juli 2024 - 10:47 WIB

Pemkot Tangerang Catatkan Indeks Inflasi Rendah, Semester Pertama 2024

16 Juli 2024 - 11:34 WIB

Jelajahi Sensasi Kuliner Nusantara di Hotel Santika Premiere Bintaro!

15 Juli 2024 - 16:29 WIB

Arief Borong Beras Petani untuk Warga Pakuhaji

15 Juli 2024 - 13:36 WIB

Kapal Pukat Trawl dan Pukat Teri Lingkung Meresahkan Nelayan Kecil di Medan Belawan

11 Juli 2024 - 15:55 WIB

Trending di Bisnis