JAKARTA | Harian Merdeka
Presiden terpilih Prabowo Subianto bertemu secara tertutup dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin malam (7/4/2025). Pertemuan berlangsung selama 1,5 jam tanpa dihadiri elite dari partai manapun.
Pengamat politik UGM, Alfath Bagus Panuntun, menilai pertemuan ini sebagai langkah rekonsiliasi dan konsolidasi pasca Pemilu 2024. Menurutnya, komunikasi informal antar elite politik adalah hal wajar, terutama menjelang transisi pemerintahan.
“Pertemuan ini berpotensi memperlancar transisi kekuasaan dan memperkuat kohesi nasional,” ujarnya, Kamis (10/4/2025).
Namun, Alfath juga menyoroti pentingnya transparansi kepada publik. Ia menyebut, komunikasi eksklusif seperti ini rawan menimbulkan spekulasi terkait agenda kekuasaan.
“Publik berhak mengetahui arah kebijakan ke depan. Rekonsiliasi harus tetap berpihak pada rakyat,” tegasnya.(mtv/fj)







