Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 26 Jan 2026 15:37 WIB ·

PGEO Tancap Gas Garap Panas Bumi Baru Demi Target Net Zero 2060


PGEO Tancap Gas Garap Panas Bumi Baru Demi Target Net Zero 2060 Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) ditetapkan sebagai calon pelaksana penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi (PSPE) wilayah panas bumi Cubadak Panti di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatra Barat, dengan luas 29.897 hektare.

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGEO Edwil Suzandi menyebut, berdasarkan data awal, wilayah tersebut memiliki potensi cadangan panas bumi (possible reserves) sebesar 77 megawatt electric (MWe).

“Penugasan ini membuka peluang bagi PGE untuk menambah cadangan sumber daya panas bumi di luar potensi wilayah kerja panas bumi eksisting sebesar 3 gigawatt yang dikelola saat ini,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026).

Saat ini PGEO mengelola kapasitas terpasang 727 MW dari enam wilayah operasi. Perseroan juga mengembangkan sejumlah proyek strategis, termasuk PLTP Hululais Unit 1 dan 2 berkapasitas total 110 MW serta proyek co-generation dengan kapasitas gabungan 230 MW. Selain itu, PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW ditargetkan beroperasi komersial pada 2030.

Edwil menegaskan pengembangan panas bumi sejalan dengan agenda nasional energi. “Hal ini juga mempertegas dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam mempercepat transisi energi, mendorong dekarbonisasi nasional, serta meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi atau energy mix Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, “Pengembangan panas bumi ini sejalan dengan upaya mendukung swasembada energi dan pencapaian target Net Zero Emission pada 2060.”

PGEO ditetapkan sebagai calon pelaksana PSPE setelah memenangkan seleksi Kementerian ESDM dengan nilai tertinggi 87,01. Penetapan ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2017, meski perseroan masih harus memenuhi ketentuan administratif sebelum pelaksanaan survei dimulai. (con)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Bahlil Tegaskan Harga LPG 3 Kg Tetap Stabil

21 April 2026 - 16:39 WIB

Kenaikan BBM dan Elpiji Nonsubsidi: Raport Merah Bahlil Lahadalia

21 April 2026 - 12:10 WIB

Pengamat : Menteri Perdagangan Pelihara Monopoli, Suburkan Impor Ilegal

20 April 2026 - 13:14 WIB

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Trending di Ekbis