JAKARTA | Harian Merdeka
Polda Metro Jaya menggandeng organisasi masyarakat (ormas) untuk menjadi agen dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jakarta.
“Karena ormas itu kan juga masanya banyak, makanya kita undang sebagai agen-agen untuk bisa mengajak ke masyarakat yang lainnya untuk menjaga kamtibas di Jakarta,” ujar Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, di Jakarta, dikutip inilah, Kamis (16/10).
Menurutnya, Polda Metro tak hanya mengajak ormas untuk menjaga Kamtibmas tapi juga seluruh lapisan masyarakat. “Sehingga tentunya kita paham semua, kalau Jakarta aman, tentunya kualitas daripada kehidupan sosial, ekonomi di Jakarta juga akan lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut Harri menerangkan, tak ada tugas khusus yang diberikan kepada sejumlah ormas, namun setidaknya mereka turut berpartisipasi menjaga kamtibmas.
“Ikut berpartisipasi hal-hal yang kecil, seperti ikut siskamling, saling mengingatkan keamanan, seperti saat pergi rumah dikunci, kompor dimatikan. Dengan begitu, mereka paling tidak menjadi polisi dirinya sendiri, menjadi polisi keluarganya,” tutur Harri.
Sementara itu, terkait sejumlah ormas yang seringkali meresahkan masyarakat, dia menyebutkan itu hanya sebagian oknumnya saja.
“Intinya, tujuan ormas baik. Coba lihat, dari AD ART-nya, tujuannya, harapannya, semuanya baik. Cuma, ada saja, mungkin oknum yang berbuat seperti itu. Saya mengajak dan positif bahwa ormas mampu bersama Polri untuk menjaga dan memelihara Kamtibmas di wilayah DKIJakarta,” ungkap Harri.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri mengajak sekitar 5 ribu anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta.
“Hari ini ada lebih dari 5 ribu orang, 5 ribu masyarakat dengan berbagai latar belakang dan berbagai bendera dan berbagai warna organisasi,” tuturnya saat memimpin apel bersama ribuan anggota ormas di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (15/10).
Ia menjelaskan, Jakarta adalah kota yang tak pernah tidur dengan dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang sering berganti. “Oleh karena itu peran kita semua menjadi sangat penting dalam menjaga, dalam menjadi mata, telinga, dan hati di lingkungan kita masing-masing,” ujarnya.
Beberapa ormas yang mengikuti apel bersama Polda Metro Jaya termasuk Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Timur Indonesia Bersatu, ANTARA, Pemuda Panca Marga (PPM), Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Forum Betawi Rempug (FBR), KBPP Polri, dan Kembang Latar.
Selain itu ada pula Pemuda Batak Bersatu (PBB), Bang Japar, Pemuda Pancasila (PP), Persatuan Silat Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir (PS TTKDH), Satria Banten, Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), dan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas).
Kapolda Metro Jaya juga mengajak Sentra Komunikasi (Senkom), Satgas Banten Kesti, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). (jr)







