Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 18 Nov 2025 13:53 WIB ·

Purbaya Mau Daur Ulang Pakaian Bekas Impor Ilegal


Purbaya Mau Daur Ulang Pakaian Bekas Impor Ilegal Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, menanggapi rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang ingin mendaur ulang pakaian bekas impor ilegal yang telah disita.

Maman menegaskan, langkah yang diambil pemerintah akan komprehensif sekaligus memprioritaskan melindungi pengusaha dalam negeri.

“Oh iya, semua kan akan kita, pokoknya tadi saya bilang solusi langkahnya akan komprehensif. Dan yang terpenting adalah bagaimana bisa melindungi produsen-produsen dalam negeri kita. Itu yang paling utama,” ujar Maman di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, dikutip, Senin (17/11)

Lebih lanjut, Maman menekankan fokus pemerintah dalam hal menertibkan barang impor ilegal, termasuk rencana mendaur ulang pakaian bekas impor akan dikoordinasikan lebih lanjut.

“Kalau baju cacahan kan tentunya nanti outputnya ke baju-baju daur ulang kan, ke barang-barang daur ulang. Nah itu semua nanti sudah kita akan kita koordinasikan,” terangnya.

Sebelumnya, Purbaya punya rencana untuk mendaur ulang pakaian impor bekas sitaan pemerintah. Selama ini pakaian bekas impor cukup memakan banyak biaya untuk dimusnahkan, per kontainer saja mencapai Rp 12 juta ongkosnya. Maka dari itu opsi mendaur ulang jadi opsi baru untuk menangani barang sitaan tersebut.

Purbaya mengaku sudah sempat berkonsultasi dengan Presiden Prabowo Subianto soal rencana daur ulang pakaian impor bekas sitaan, katanya Prabowo mendukung rencananya tersebut.

“Ini juga atas arahan Presiden. Mesti dimanfaatkan, jangan dibakar begitu saja. Kita pikir-pikir gimana, ‘Pak, boleh nggak kalau kita cacah ulang?’ Boleh katanya,” ujar Purbaya saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (14/11) lalu.

Ia langsung menemui Asosiasi Garmen dan Tekstil Indonesia (AGTI) untuk memaparkan rencananya itu. Para pengusaha pun setuju dengan rencana Purbaya, AGTI dan para anggotanya akan mencacah ulang pakaian impor bekas untuk kemudian bisa digunakan kembali. (jr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Produksi Solid Kuartal I 2026, PKT Catat Capaian 2,14 Juta Ton

29 April 2026 - 16:50 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Bahlil Tegaskan Harga LPG 3 Kg Tetap Stabil

21 April 2026 - 16:39 WIB

Trending di Ekbis