Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 10 Okt 2025 11:56 WIB ·

Segera! Lowongan Magang Gaji UMP untuk 100 Ribu


Segera! Lowongan Magang Gaji UMP untuk 100 Ribu Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemerintah akan membuka lowongan magang bergaji 1 x Upah Minimum Propinsi (UMP) untuk 100 ribu orang.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan bahwa pembukaan lowongan ini menunggu hasil evaluasi pelaksanaan magang bergaji UMP tahap pertama. Saat ini, pemerintah sedang melaksanakan program magang untuk 20 ribu orang.

“Kita juga sudah sebenarnya menyiapkan sekitar sampai 100 ribu (lowongan magang bergaji UMP), tapi kita evaluasi dulu yang 20 ribu. Begitu nanti kita lihat evaluasinya baik, kalau ada yang perlu diperbaiki, kita perbaiki dulu,” tutur Febrio, di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (9/10).

“Nanti kita akan evaluasi (program magang 20 ribu orang). Kalau memang ini cepat dipenuhi, kita evaluasi, apakah kita bisa tambah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Febrio menyebut ide stimulus berupa program magang bergaji UMP itu muncul karena tingkat pengangguran muda di Indonesia cukup tinggi, yakni sekitar 15 persen lebih.

Lahirnya program magang bergaji UMP diklaim sebagai salah satu terobosan. Febrio menekankan pemerintah ingin anak-anak muda di usia produktif tersebut tidak tertunda masuk ke dunia kerja.

“Karena kalau dia sudah lulus perguruan tinggi, misalnya, itu biayanya cukup tinggi. Kita berharap dia lebih cepat masuk ke lapangan kerja daripada ditunda. Sehingga usia prime-nya ini, produktivitasnya, bisa langsung dimanfaatkan,” jelasnya.

“Ini (program magang) memberikan setara upah minimum (UMP) di wilayah masing-masing. Kalau perusahaan ingin memberi lebih, ya berarti di atas itu. Jadi, upah minimumnya sudah dapat dulu untuk yang magang 20 ribu,” sambung Febrio.

Anak buah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa itu juga menjelaskan bahwa ada tambahan 3,5 juta angkatan kerja per tahun. Tambahan itu muncul karena adanya penduduk baru hingga kelulusan mahasiswa.

Semua angkatan kerja baru, menurut Febrio, bisa terserap setiap tahunnya. Kendati demikian, ia berharap ke depan bisa lebih banyak yang bekerja di sektor formal.

“Walaupun, sektor informal tidak selalu buruk. Banyak juga yang sektor informal, seperti gig economy itu kan cenderung informal, tapi dia malah lebih fleksibel dan lebih banyak menghasilkan penghasilan yang menarik,” beber sang dirjen.

“Apalagi yang teman-teman Generasi Z. Nah, tapi kita tahu bahwa kalau ingin penciptaan lapangan kerja, kita ingin lebih berkualitas,” tandasnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Sertijab Pejabat Polres Nias, Kabag SDM Kini Dijabat AKP Sonahami Lase

15 April 2026 - 12:59 WIB

Pupuk Kaltim Sahkan PKB 2026–2028, Menaker Beri Apresiasi

15 April 2026 - 12:56 WIB

Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Kecil Menjerit

13 April 2026 - 13:40 WIB

Kementerian ESDM : Pengembangan Blok Masela untuk Melindungi Kedaulatan Ekonomi Indonesia

13 April 2026 - 13:10 WIB

Trending di Ekbis