Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Nasional · 15 Des 2025 11:45 WIB ·

Seskab Ungkap Langkah Cepat Presiden Prabowo Tangani Bencana Sumatra dan Antisipasi Nataru


Seskab Ungkap Langkah Cepat Presiden Prabowo Tangani Bencana Sumatra dan Antisipasi Nataru Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah cepat dalam merespons bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra sekaligus memastikan kesiapan pemerintah menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pemanggilan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Minggu (14/12/2025).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut digelar usai Presiden Prabowo melakukan peninjauan langsung ke daerah terdampak bencana. Langkah itu dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

“Setelah meninjau langsung lokasi terdampak bencana, Presiden memanggil beberapa menteri Kabinet Merah Putih ke Hambalang untuk membahas langkah-langkah lanjutan,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (15/12/2025).

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Presiden meminta agar proses pembangunan dilakukan secepat mungkin agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan normal.

“Presiden menekankan agar pembangunan hunian bagi seluruh warga terdampak bencana di Sumatra dapat diselesaikan secepatnya,” jelas Teddy.

Selain pembangunan hunian, Presiden juga memberi perhatian serius pada pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. Pemerintah diminta memastikan ketersediaan logistik, sarana air bersih, serta fasilitas sanitasi di lokasi-lokasi terdampak paling parah.

“Presiden menginstruksikan penambahan alat berat, truk air minum, pasokan air bersih, serta toilet portabel secara maksimal, khususnya di wilayah yang terdampak paling berat,” lanjut Teddy.

Dalam pertemuan yang sama, pemerintah turut membahas kesiapan menghadapi arus libur akhir tahun. Fokus pembahasan meliputi stabilitas ketahanan pangan, pengendalian harga kebutuhan pokok, hingga kondisi perekonomian nasional menjelang Nataru.

Presiden Prabowo juga mengarahkan pemberian berbagai insentif untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. Insentif tersebut antara lain berupa penurunan tarif di sektor transportasi dan fasilitas publik.

“Pemerintah membahas pemberian insentif pada sejumlah sektor, termasuk pengurangan harga tarif jalan tol, tiket pesawat, kereta api, kapal laut, serta fasilitas publik lainnya guna mendukung kelancaran libur Nataru,” kata Teddy.

Langkah Presiden Prabowo yang tetap memimpin pembahasan strategis di tengah hari libur, menurut Seskab Teddy, mencerminkan komitmen pemerintah untuk menempatkan keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan.(Fj)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Sarankan WFH bagi Perusahaan

23 Januari 2026 - 15:40 WIB

Mendes Yandri Susanto Gandeng Kepala BNN Luncurkan Indonesia Bersinar di Lahat

23 Januari 2026 - 15:15 WIB

Menlu Sugiono: Indonesia di Dewan Perdamaian Bukti Pengakuan Dunia

23 Januari 2026 - 14:56 WIB

Banjir Kepung Jakarta–Bekasi, Polda Metro Jaya Turun Tangan Evakuasi Ribuan Warga

23 Januari 2026 - 14:14 WIB

Greenpeace: Jika Deforestasi Dibiarkan, Bencana Ekologis Sumatra Akan Terulang di Papua

22 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kemlu Pulangkan 90 WNI dari Perbatasan Myanmar–Thailand

22 Januari 2026 - 16:02 WIB

Trending di Nasional