JAKARTA | Harian Merdeka
Ratusan mahasiswa dari BEM UI dan UIN Jakarta berunjuk rasa di depan gedung DPR, Selasa (9/9). Mereka meminta untuk mengawal semua tuntutan 17+ 8 dari masyarakat.
Seruan pengawalan tuntutan itu disampaikan langsung seorang pengemudi ojek online saat berorasi. “Ingat kepada semua yang ada di sini untuk tetap kawal tuntutan rakyat,” pekik sopir ojol saat berorasi berapi-api di depan Gedung DPR RI, Selasa (9/9).
Pengemudi ojol itu terus berorasi dengan menyuarakan apa yang menjadi keresahan masyarakat, seperti kebutuhan pokok yang terus melambung, lapangan pekerjaan sulit dan lain sebagainya.
Dalam orasi itu, pengemudi ojol menyampaikan masih banyak yang menyuarakan terkait manfaat unjuk rasa baik di media sosial maupun ruang publik. Padahal unjuk rasa merupakan cara masyarakat untuk menyampaikan aspirasi agar dapat didengar oleh penguasa.
Selain itu, pengemudi ojol tersebut juga mewanti-wanti kepada mahasiswa yang saat ini mengikuti aksi unjuk rasa, agar ketika kelak duduk dan menjabat sebagai anggota DPR maupun pejabat negara supaya terus memperjuangkan hak rakyat.”Kalian yang kelak menjadi pejabat, harus ingat apa yang diperjuangkan pada hari ini,” ujarnya.
Sebelumnya, ribuan personel aparat gabungan diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa kelompok mahasiswa dan massa pada Selasa (9/9) hari ini.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Ipda Ruslan, mengatakan total ada 2.852 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI yang diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi di DPR/MPR RI. “Pam DPR: 2.852 personel gabungan (Polri, TNI, Pemda DKI),” ujar Ruslan.
Rencananya, BEM UI akan menggelar aksi bertajuk #RakyatTagihJanji di depan DPR. Selain di DPR, polisi juga bersiaga di sekitar Pospol Merdeka Barat, guna mengantisipasi massa dari BEM UNINDRA serta sejumlah elemen lainnya.
Ruslan menambahkan pengamanan dilakukan secara persuasif.“Silakan berorasi dengan tertib, jangan memprovokasi, jangan melawan petugas, dan mari kita hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum,” katanya. (jr)







