Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 4 Des 2025 13:06 WIB ·

Titi Khoiriah : Kadin Dorong Kemenparekraf Perkuat Program Wisata Halal Nasional


Titi Khoiriah : Kadin Dorong Kemenparekraf Perkuat Program Wisata Halal Nasional Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kepala Badan Ekonomi Syariah Kadin Indonesia, Titi Khoiriah, mendorong Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memasukkan pengembangan wisata halal sebagai salah satu program prioritas nasional. Aspirasi tersebut ia sampaikan dalam forum bersama Menteri Pariwisata, belum lama ini.

Titi mengapresiasi paparan Menteri yang berisi 12 program strategis Kemenparekraf. Namun, menurutnya, masih terdapat potensi besar yang belum tergarap optimal, yaitu penguatan sektor wisata halal.

“Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata halal. Ini bisa menjadi masukan bagi Bu Menteri agar wisata halal turut dimasukkan dalam program kementerian,” ujarnya.

Titi menyebut wisatawan dari kawasan Timur Tengah dan negara-negara Asia Tenggara memiliki minat tinggi terhadap destinasi wisata halal. Jika potensi ini dikelola secara serius, ia meyakini kontribusinya terhadap ekosistem ekonomi syariah akan sangat signifikan.

“Multiplier effect-nya sangat besar. UMKM akan ikut terdorong karena banyak sektor usaha yang bisa berkembang seiring meningkatnya wisata halal,” kata Titi.

Selain mendorong penguatan pariwisata, Titi juga menekankan pentingnya pembangunan halal value chain yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Rantai nilai tersebut mencakup sektor makanan dan minuman, fesyen modest, farmasi, industri kesehatan berbasis halal, pariwisata halal, hingga keuangan syariah. Pada sisi hulu, ia menyoroti kebutuhan rumah potong hewan bersertifikasi halal.

“Penguatan rantai nilai halal merupakan kunci untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi syariah, baik di pasar domestik maupun internasional,” tegasnya.

Titi juga menyoroti peran strategis digitalisasi dalam memperluas pasar dan mengakselerasi ekosistem syariah nasional. Pemanfaatan teknologi, menurutnya, dapat meningkatkan efisiensi distribusi serta membuka peluang usaha baru, terutama bagi UMKM berbasis syariah.

Kadin Indonesia, lanjut Titi, berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia. Komitmen itu diwujudkan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, pembangunan jejaring internasional, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha ekonomi syariah nasional.

Titi juga menjelaskan adanya Program Kadin Halalpreneur, sebuah inisiatif Badan Ekonomi Syariah Kadin yang bertujuan melahirkan lebih banyak pelaku usaha halal yang berdaya saing global.(hmi)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Manajemen Baru Pelindo Hasilkan Kepuasan Pelanggan Pelindo

30 April 2026 - 20:08 WIB

Produksi Solid Kuartal I 2026, PKT Catat Capaian 2,14 Juta Ton

29 April 2026 - 16:50 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Trending di Ekbis