Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Internasional · 28 Jan 2026 14:03 WIB ·

Usman Hamid Soroti Kebijakan Indonesia di Dewan HAM PBB


Usman Hamid Soroti Kebijakan Indonesia di Dewan HAM PBB Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Amnesty International Indonesia menyayangkan keputusan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai langkah ini kontraproduktif dengan posisi Indonesia yang sedang memimpin Dewan HAM PBB.

“Bagaimana Indonesia efektif memimpin Dewan HAM jika membebek ke Trump yang lagi menyerang sistem internasional PBB? Miris,” kata Usman Hamid dalam pernyataan tertulis, Senin (27/1).

Usman menegaskan, “Board of Peace itu bagian dari meningkatnya serangan Trump ke PBB, lembaga keadilan internasional dan norma-norma universal.”

Menurutnya, keputusan ini menegaskan standar ganda Indonesia dan merupakan tamparan bagi upaya puluhan tahun memperkuat sistem global. “Alih-alih memperbaiki, Indonesia malah ikut dalam perusakan sistem nilai universal dan kesetaraan yang susah payah dibangun pasca-Perang Dunia II,” ujarnya.

Amnesty mendesak pemerintah Indonesia menjelaskan secara terbuka alasan di balik keputusan yang dinilai merusak sistem hukum internasional tersebut. Organisasi HAM itu juga meminta Komisi I DPR segera memanggil Menteri Luar Negeri untuk meminta penjelasan.

“Komisi I wajib memastikan kebijakan luar negeri sejalan konstitusi yang menjunjung tinggi perdamaian dunia melalui hukum internasional dan prinsip universal hak asasi manusia,” tegas Usman.

Kritik juga ditujukan pada konteks perdamaian di Gaza. Usman menyatakan Indonesia harus memastikan segala upaya atas nama perdamaian di Palestina melibatkan rakyat Palestina.

“Di tengah masih adanya pembatasan bantuan kemanusiaan di Gaza yang sistematis dan mengarah pada genosida, sikap Indonesia bergabung dengan Amerika tanpa keterlibatan rakyat Palestina mencerminkan standar ganda,” katanya.

Ia menegaskan, “Perdamaian yang dibangun dengan mengecualikan korban bukanlah perdamaian sejati. Sikap seperti ini berpotensi ikut memperkuat dan melanggengkan kejahatan paling serius terhadap kemanusiaan.”

Keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam sela-sela World Economic Forum di Davos pada Kamis (22/1/2026). Presiden mengatakan keputusan tersebut adalah bentuk peran aktif Indonesia dalam perdamaian di Gaza sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan.

Langkah ini dinilai ironis mengingat situasi aktual di Gaza. Lebih dari dua bulan setelah gencatan senjata, dan meski ada perintah mengikat dari Mahkamah Internasional (ICJ) serta resolusi Majelis Umum PBB, akses bantuan kemanusiaan ke Gaza masih sangat terbatas. Amnesty menilai kondisi ini menunjukkan otoritas Israel secara sengaja memberlakukan kondisi kehidupan yang dirancang menyebabkan kehancuran fisik warga Palestina di Gaza, suatu tindakan yang dilarang berdasarkan Konvensi Genosida. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

​Bantah Isu Gabung Gerindra, Arif Rahman: NasDem Bukan PT Tbk, Kami Punya Mandat Rakyat

14 April 2026 - 17:02 WIB

Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle

14 April 2026 - 14:15 WIB

Di Tengah Wacana Merger Gerindra–NasDem, Nasib Anies Baswedan di 2029 di Ujung Persimpangan

14 April 2026 - 14:10 WIB

​Analisis IndexPolitica: Transformasi PKN Menuju Partai Akar Rumput

13 April 2026 - 13:28 WIB

Jawab Pengunduran Kader PKN, Denny Charter : Kami Fokus 2029

12 April 2026 - 21:23 WIB

SIAGA 98 Tolak Ajakan Saiful Mujani Untuk Menjatuhkan Prabowo Subianto

8 April 2026 - 16:15 WIB

Trending di Politik