Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 22 Jun 2026 12:23 WIB ·

Wamensos Agus Jabo: Saya Gunakan Jabatan untuk Bebaskan Rakyat dari Penindasan


Wamensos Agus Jabo: Saya Gunakan Jabatan untuk Bebaskan Rakyat dari Penindasan Perbesar

Jakarta | Harian Merdeka

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono mengajak mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil mengawal berbagai program Presiden Prabowo Subianto yang disebutnya berpihak kepada rakyat kecil.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri acara Talkshow Mahasiswa Bicara bertema “Bangun Persatuan Nasional, Tegakkan Pasal 33” yang diselenggarakan Koalisi Bangsa Muda (Bangun Negeri Oleh Mahasiswa Indonesia) di Mattea Social Space, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat sore, 19 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo mengaku hadir bukan semata sebagai pejabat negara. Ia menegaskan dirinya tetap seorang aktivis yang memanfaatkan posisinya di pemerintahan sebagai alat perjuangan untuk membela rakyat.

“Saya duduk di sini, kawan-kawan, saya masih seorang aktivis, dan saya menggunakan jabatan saya sebagai alat perjuangan untuk membebaskan rakyat Indonesia dari segala penindasan. Jadi saya nggak berubah, arena saja yang berubah, dan waktunya yang berubah,” tegas Agus Jabo.

Menurutnya, agenda yang sedang dijalankan Presiden Prabowo menghadapi tantangan besar karena menyentuh kepentingan kelompok-kelompok yang selama ini menikmati keuntungan dari ketimpangan ekonomi.

Ia menilai berbagai pandangan yang disampaikan mahasiswa dalam forum tersebut sejalan dengan perjuangan untuk melawan imperialisme, oligarki, dan korupsi yang selama ini menjadi hambatan dalam mewujudkan keadilan sosial.

Karena itu, Agus Jabo meminta mahasiswa tidak berhenti pada diskusi dan perdebatan semata, melainkan ikut terlibat dalam perjuangan yang nyata.

“Saya ingin melihat bukti bahwa kalian adalah tokoh-tokoh yang akan berjuang di depan dan yang akan menggantikan senior-seniornya untuk menyelamatkan bangsa dan negara ini dari imperialisme, dari oligarki, dan dari para koruptor,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa rakyat harus berada di garis depan untuk menjaga berbagai program kerakyatan yang sedang dijalankan pemerintah.

“Yang bisa melindungi program-program kerakyatan presiden hanya rakyat, hanya rakyat yang bisa melindungi program-program presiden. Oligarki terlalu kuat, kalau rakyat tidak ikut, rakyat tidak di depan, program-program itu vivere pericoloso,” pungkas Agus Jabo.

Dalam acara ini, turut dihadiri beberapa narasumber, terdiri dari perwakilan organisasi mahasiswa, dan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Cisauk Salurkan Paket Sembako untuk Mahasiswa Perantau, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80

22 Juni 2026 - 14:44 WIB

Sengkarut Pemadaman Listrik, YLKI Desak Presiden Prabowo Turun Tangan

22 Juni 2026 - 12:20 WIB

Dinilai Tak Patut, MataHukum Desak Pencopotan Kepala BGN Nanik S Deyang

22 Juni 2026 - 11:14 WIB

Walikota Tangsel Benyamin Ingatkan Peningkatan Literasi Digital Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak

21 Juni 2026 - 21:39 WIB

Arif Rahman: Kadin Bukan Sekadar Wadah, Harus Jadi Penggerak Ekonomi

19 Juni 2026 - 14:54 WIB

Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, FWK Desak Polri Kembalikan Rasa Aman Masyarakat

18 Juni 2026 - 14:44 WIB

Trending di Nasional