Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Jakarta · 9 Jul 2024 10:36 WIB ·

Warga Jakarta Diminta Waspadai Bencana Cuaca Ekstrem


Caption Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini.(ist) Perbesar

Caption Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini.(ist)

Akhir-akhir ini Jakarta masih menghadapi cuaca ekstrem dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

JAKARTA | Harian Merdeka

Warga Jakarta diminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi yang timbul akibat cuaca ekstrem.

“Ada potensi angin kencang, hujan ekstrem, longsor, banjir dan pohon tumbang,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, akhir-akhir ini Jakarta masih menghadapi cuaca ekstrem dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, untuk itu masyarakat perlu mewaspadai kondisi tersebut.

Isnawa mengatakan bahwa adanya sejumlah ancaman bencana alam, maka masyarakat harus lebih berhati-hati dan menghindari lokasi rawan seperti bantaran kali, di bawah pohon, waduk dan lain sebagainya.

“Jangan parkir di bawah pohon rindang atau reklame besar, karena dikhawatirkan terjadi angin kencang,” katanya.

Ia menambahkan, ketika masyarakat mengalami hal yang darurat atau dalam kebencanaan, maka segera menghubungi siaga 112 dan petugas akan secepatnya datang untuk memberikan pertolongan.

BPBD DKI Jakarta mendata dalam waktu dua tahun, terjadi sejumlah bencana ketika cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang, bangunan roboh, tanah longsor, korban tenggelam dan lain sebagainya.

Bahkan dari data tersebut, pada 2022 jumlah pohon tumbang mencapai 378 kejadian, tanah longsor 14 kejadian, bangunan roboh 56 kejadian dan korban tenggelam 20 orang.

“Sedangkan di 2024, terjadi 234 pohon tumbang, 22 longsor, 31 unit bangunan roboh, dan 33 orang tenggelam ketika cuaca ekstrem,” katanya.

BMKG pada beberapa hari terakhir ini, mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang yang dapat terjadi di wilayah Jakarta.(JR)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Yures: Agar Tepat Sasaran, MBG Harus Utamakan Daerah dengan Angka Stunting Tinggi

25 Juni 2026 - 14:26 WIB

Dave Laksono Respons Insiden Wafatnya Dua Peserta SPPI Kemenhan

25 Juni 2026 - 14:16 WIB

Wamensos: Film “Sekolah Rakyat” Jadi Bukti Kehadiran Negara Mengentas Kemiskinan

24 Juni 2026 - 14:11 WIB

Polres Tangerang Selatan Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Personel Polri yang Gugur dalam Tugas

24 Juni 2026 - 10:40 WIB

Rumah Tani: Sukseskan Makan Bergizi Gratis lewat Penyerapan Hasil Panen Desa

24 Juni 2026 - 10:27 WIB

Amanat Kapolri di Rakernas KSPI: Dorong Penyelesaian Kasus Buruh yang Humanis

23 Juni 2026 - 15:47 WIB

Trending di Nasional