Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 10 Des 2025 12:17 WIB ·

Zulfa Mustofa, Keponakan Ma’ruf Amin yang Ditunjuk sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU


Zulfa Mustofa, Keponakan Ma’ruf Amin yang Ditunjuk sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan K.H. Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU. Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno yang digelar secara tertutup di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (9/12/2025) malam, dan diumumkan melalui keterangan pers yang disampaikan pimpinan rapat, Muhammad Nuh.

“Penjabat Ketua Umum PBNU untuk sisa masa bakti ditetapkan kepada K.H. Zulfa Mustofa,” ujar Muhammad Nuh. Ia menegaskan bahwa Zulfa kini resmi memegang mandat strategis untuk menjalankan kepemimpinan PBNU hingga pelaksanaan Muktamar ke-35.

Menurut Nuh, penunjukan tersebut sekaligus memastikan roda organisasi PBNU tetap berjalan tanpa hambatan. “Beliau akan memimpin sebagai pejabat ketua umum dan melaksanakan seluruh tugas sampai muktamar digelar,” katanya.

Zulfa Mustofa, yang lahir di Jakarta pada 7 Agustus 1977, sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBNU. Ia merupakan putra pasangan Kiai Haji Muqarrabin dan Nyai Haji Marhumah Latifah. Dari garis keluarga ibunya, ia memiliki hubungan kekerabatan langsung dengan Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia Ma’ruf Amin, sehingga menjadikan Zulfa sebagai keponakan Ma’ruf Amin.

Mengutip data dari NU Online, Zulfa memulai kiprahnya di organisasi Nahdlatul Ulama melalui Gerakan Pemuda Ansor di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 1997. Dalam organisasi pemuda tersebut, ia dipercaya mengelola bidang penelitian dan pengembangan yang bertanggung jawab melaksanakan program kajian. Tradisi kajian rutin itu terus berkembang, bahkan mampu menarik ratusan jamaah setiap pertemuan.

Selain berperan aktif di lingkungan NU, Zulfa juga tercatat sebagai salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030. Berdasarkan informasi pada laman resmi MUI, Zulfa saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris MUI Pusat. Sebelumnya, ia pernah mengemban tugas sebagai Sekretaris Jenderal MUI Provinsi DKI Jakarta.

Pendidikan formal Zulfa dimulai di SD Al-Jihad, Jakarta Utara, sebelum kemudian pindah ke Pekalongan pada kelas 4 SD dan menyelesaikan pendidikan dasar di kota tersebut. Ia melanjutkan pendidikan ke Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Simbangkulon, Pekalongan, dan kemudian melanjutkan ke Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah. Pendidikan tingkat aliyahnya juga ditempuh di kawasan tersebut.

Selepas menamatkan pendidikan, Zulfa sempat menggantikan ayahnya sebagai pengajar di sebuah majelis taklim. Pada tahun 2000, ia merintis majelis taklim sendiri bernama Darul Musthofa, yang berkembang menjadi wadah kajian keislaman di lingkungannya.

Zulfa memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang Ilmu ‘Arudl Kesusastraan Arab dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, pada 25 September 2024. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Menghidupkan Kembali Syair Arab di Masyarakat Indonesia”, yang membahas kontribusi syair Arab sebagai instrumen pendidikan karakter.

Dalam dunia kepenulisan, Zulfa telah menerbitkan dua kitab, yakni Al-Fatwa wa Ma La Yanbaghi li al-Mutafaqqih Jahluhu dan Diqqat al-Qonnas fi Fahmi Kalam al-Imam al-Syafi’i, yang keduanya memperlihatkan kapasitas keilmuannya dalam kajian hukum Islam dan literatur klasik. (Fj)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PBHI Jakarta Apresiasi Penegakan Hukum di Era Prabowo

4 Juni 2026 - 13:20 WIB

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional Usai Pencopotan Dadan

3 Juni 2026 - 10:54 WIB

Karangan Bunga Gema Kosgoro untuk BGN: Dukung Prabowo Copot 3 Pejabat

3 Juni 2026 - 10:46 WIB

Sebut Pemerintah Dengar Aspirasi Publik, Sufmi Dasco Apresiasi Pergantian Kepala BGN

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Posisi Dadan Hindayana

3 Juni 2026 - 10:30 WIB

Plesetan SPPG Dikecam, Hasan Nasbi Singgung Nasib Jutaan Pekerja Gizi

2 Juni 2026 - 10:13 WIB

Trending di Nasional