Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 28 Jan 2026 13:52 WIB ·

176 Siswa Keracunan Program Makan Bergizi Gratis di Cianjur


176 Siswa Keracunan Program Makan Bergizi Gratis di Cianjur Perbesar

CIANJUR | Harian Merdeka

Kasus dugaan keracunan makanan massal yang diduga bersumber dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, terus bertambah.

Hingga Selasa malam pukul 19.00 WIB, tercatat sebanyak 176 orang mengalami gejala medis serupa usai mengonsumsi paket makanan yang dibagikan.

Camat Cikalongkulon, Iyus Yusuf, mengonfirmasi bahwa mayoritas korban merupakan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Berdasarkan pendataan sementara, para korban berasal dari enam sekolah berbeda, mulai dari tingkat PAUD, SD, hingga MTs.

Penanganan medis para korban dilakukan di dua fasilitas kesehatan. Sebanyak 170 orang dirawat di Puskesmas Cijagang, dengan dua di antaranya dirujuk ke rumah sakit.

Sementara enam orang lainnya ditangani di Puskesmas Cikalongkulon, dengan satu orang harus dirujuk ke rumah sakit.

“Total ada tiga orang yang dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut karena kondisinya memerlukan peralatan medis yang lebih lengkap,” ujar Iyus.

Gejala keracunan mulai dirasakan beberapa jam setelah warga mengonsumsi makanan yang disediakan oleh SPPG CV Yayasan Sain Bina Cendekia. Salah seorang orang tua korban, Mirawati, mengungkapkan kondisi mengkhawatirkan yang dialami anaknya.

“Anak saya muntah sampai keluar busa berwarna kuning dan hijau. Saat saya cek, ayam suwirnya memang tercium bau tidak sedap dan teksturnya lengket,” ungkap Mirawati.

Pihak kepolisian dari Polsek Cikalongkulon bergerak cepat dengan mengamankan lokasi dapur penyedia makanan serta mengambil sisa makanan sebagai barang bukti. Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arif Titim Firmanto, menyebutkan menu yang dikonsumsi korban terdiri dari ayam suwir, sayur sawi, tahu goreng, dan buah semangka.

“Sampel makanan sudah kami amankan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan instansi kesehatan terkait,” tegas AKP Arif.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pemantauan terhadap para korban yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan di fasilitas kesehatan setempat. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pilar Terjun Langsung Tinjau Titik Banjir dan Longsor Akibat Hujan Ekstream

16 April 2026 - 12:13 WIB

Layanan Perumda TKR Kabupaten Tangerang Makin Top di Usia 50 Tahun.

16 April 2026 - 12:04 WIB

Rekrut Anak Jadi Sopir, Kadishub Kota Gunungsitoli Diduga Langgar Edaran Wali Kota

16 April 2026 - 11:56 WIB

Kritik Relokasi Pasar Bogor, PEMNAS: Walikota Jangan Asal Pindah Barang

14 April 2026 - 14:00 WIB

Rakortekrenbang Sumut 2026 Digelar di Gunungsitoli, Bahas Sinkronisasi RKPD 2027

13 April 2026 - 18:07 WIB

Bupati Tangerang dan Wamen UMKM Dorong Peningkatan Layanan dan Sinergi pada Peringatan HUT Perumdam TKR

13 April 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah