JAKARTA | Harian Merdeka
Pasca tersingkir dari parlemen pada Pemilu 2024 lalu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono optimistis PPP bakal kembali bangkit pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Namun begitu menurut Mardiono asalkan PPP beserta organisasi sayap partai, seperti Gerakan Pemuda Kabah (GPK), dapat solid dan menyukseskan Muktamar X PPP untuk menyusun rencana menghadapi Pemilu 2029.
“InsyaAllah kalau GPK-nya solid, sayap partai solid, PPP-nya solid, maka kita bisa sukses melaksanakan Muktamar dengan ide dan gagasan untuk menentukan arah politik, program kerja, serta menyusun kepengurusan baru. Maka kita dapat take off lagi di 2029 yang akan datang,” ucap Mardiono dalam Rapimnas III GPK.
Mardiono pun menilai GPK merupakan organisasi sayap yang solid.
GPK juga memberikan untuk bertransformasi agar dapat mengangkat harkat dan martabat PPP lewat Muktamar X PPP mendatang.
“Alhamdulillah saat ini memang GPK solid dan tadi sudah memberikan rekomendasi kepada DPP PPP, di dalamnya termasuk akan bertransformasi untuk mengangkat harkat martabat partai, serta akan menyukseskan Muktamar X PPP mendatang,” kata Mardiono.
Senada dengan Mardiono, Ketua Umum GPK M Fauzan menekankan pentingnya mengawal Muktamar X dengan semangat kontribusi dan gagasan, bukan semata soal figur ketua umum.
“Kami berharap pada Muktamar nanti bukan hanya tentang siapa ketumnya saja. Tapi akan ada banyak ide-ide yang harus kita rumuskan,” ujar Fauzan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal GPK M Thobahul Aftoni atau Toni mengajak semua kader dan elemen partai untuk menghindari perpecahan menjelang agenda besar lima tahunan tersebut.
“Karena ini bertepatan dengan momentum jelang muktamar, kami mengajak semua elemen untuk bersatu, hindari bibit-bibit konflik, dan perpecahan agar PPP bisa kembali lagi meraih kemenangan di 2029,” kata Toni.
Diketahui, PPP akan menggelar Muktamar X pada Agustus 2025 dengan agenda utama memilih ketua umum untuk masa jabatan 2025-2030.
Ada sejumlah nama yang digadang-gadang akan bertarung memperebutkan kursi ketua umum, antara lain, Mardiono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta eks Kepala Staf TNI Angkatan Darat Dudung Abdurachhman.(JR)







