JAKARTA | Harian Merdeka
Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil mengamankan tersangka dalam kasus pembunuhan satu keluarga yang menggemparkan warga Indramayu. Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan pada Senin (8/9).
“Untuk tersangka sudah kita amankan,” ujar Hendra kepada wartawan.
Pengungkapan kasus ini melibatkan kerja sama antara jajaran kepolisian daerah dan tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Melalui proses penyelidikan yang intensif, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
Namun, hingga saat ini polisi belum mengungkap identitas maupun jumlah tersangka. “Rencana Kapolda besok akan merilis secara resmi dalam konferensi pers di Polda Jabar. Informasi lengkapnya akan disampaikan di sana,” jelas Hendra.
Kasus ini mencuat setelah lima anggota keluarga ditemukan tewas terkubur di belakang rumah mereka di Jalan Siliwangi, Kabupaten Indramayu, pada Senin (1/9). Para korban adalah Sachroni (76), putranya Budi Awaludin (40), istri Budi bernama Euis Juwita Sari (37), serta dua anak mereka, Ratu Khairunnisa (7) dan Bela (10 bulan).
Penemuan jenazah bermula dari kecurigaan kerabat keluarga yang tidak mendapat kabar dari para korban. Saat mendatangi rumah, kerabat menemukan pintu terkunci dan mendobraknya. Setelah masuk, mereka mencium bau busuk dari arah belakang rumah.
Kerabat kemudian menelusuri asal bau tersebut dan menemukan gundukan tanah mencurigakan. Saat digali, ditemukan lima jasad dalam satu lubang dalam kondisi membusuk.
Kini, kasus tersebut terus didalami dan publik menanti hasil lengkap dari penyelidikan yang akan dirilis oleh pihak kepolisian.







