Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 20 Jul 2026 11:05 WIB ·

Iwakum Kecam Hotman Paris, Minta Maaf Usai Dinilai Rendahkan Wartawan


Iwakum Kecam Hotman Paris, Minta Maaf Usai Dinilai Rendahkan Wartawan Perbesar

JAKARTA I Harian Merdeka

Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) mengecam pernyataan advokat Hotman Paris yang dinilai merendahkan martabat dan profesi wartawan. Iwakum pun meminta Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Kecaman tersebut disampaikan Ketua Umum Iwakum, Irfan Kamil, menyusul konferensi pers Hotman Paris setelah mendampingi kliennya, mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, yang berstatus tersangka kasus korupsi.
Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026), Hotman Paris disebut melontarkan kalimat bernada merendahkan kepada seorang wartawan yang mengajukan pertanyaan.

“Lu punya otak nggak?” demikian pernyataan yang disebut dilontarkan Hotman Paris kepada wartawan di lokasi.

Irfan Kamil menilai pernyataan tersebut tidak semestinya disampaikan oleh seorang advokat, terlebih kepada wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

“Kami sangat mengecam dan menuntut Hotman Paris untuk meminta maaf atas pernyataan-pernyataannya yang merendahkan wartawan dan mengarah pada pembungkaman kebebasan pers,” kata Kamil dalam keterangannya, Minggu (19/7/2026).

Menurut Iwakum, wartawan memiliki hak untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber dalam rangka menjalankan fungsi jurnalistik. Perbedaan pendapat maupun pertanyaan kritis seharusnya dihadapi dengan argumentasi, bukan dengan ucapan yang merendahkan profesi.
Iwakum menegaskan kebebasan pers merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.

Karena itu, tindakan atau pernyataan yang berpotensi mengintimidasi dan merendahkan wartawan dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Iwakum berharap Hotman Paris dapat memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada wartawan dan publik atas pernyataan yang menuai kecaman tersebut.
.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anak Hotman Paris Frank Alexander Kritik Ayahnya Usai Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Sebut Pencitraan

20 Juli 2026 - 10:51 WIB

Potret Pilu Salim Sugiharto, Abah Elang: Tanah Diklaim Sejak 1979, Kini Justru Hadapi Proses Hukum

19 Juli 2026 - 13:06 WIB

Temui Kajati Banten, Kapolda Irjen Hengki Sepakat Tingkatkan Penerapan Restorative Justice

16 Juli 2026 - 17:33 WIB

Desak Pengusutan Proyek Kipas Angin 1,8 Triliun, MataHukum: Dirut PT Agrinas Harus Segera Ditangkap!

16 Juli 2026 - 13:41 WIB

Janji Jaksa Agung “Tanpa Ruang bagi Jaksa Nakal” Dinilai Gagal, Mata Hukum: Arang Itu Mencoreng Wajah Sendiri

15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Temuan BBM Rp2,2 Miliar di Dishub & DLH Kab.Serang: Aktivis Desak Penegak Hukum Bertindak

15 Juli 2026 - 14:40 WIB

Trending di Hukum