Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 20 Jan 2026 13:55 WIB ·

Guncang Dunia Pendidikan, 13 Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru


Guncang Dunia Pendidikan, 13 Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru Perbesar

TANGSEL | Harian Merdeka

Dugaan kasus pelecehan seksual mengguncang dunia pendidikan dasar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sebanyak 13 siswa sekolah dasar negeri (SDN) dilaporkan diduga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan seorang guru berinisial YP (55).

Kasus ini terungkap setelah para orangtua murid melaporkannya ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel. Kepala UPTD PPA Tangsel, Tri Purwanto, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan melakukan klarifikasi awal terhadap para pelapor.

“Ada 13 orangtua yang melapor dan tadi sudah kita dengarkan, klarifikasi, dan kita gali informasi yang kita dapat,” ujar Tri saat ditemui di Polres Tangsel, Senin (19/1/2026).

Dari 13 orangtua tersebut, sembilan di antaranya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus ini secara resmi ke Polres Tangsel. UPTD PPA Tangsel pun memastikan pendampingan terhadap para korban dalam proses hukum yang berjalan.

“Jadi sekarang kita sedang dampingi dan sudah bikin laporan, dan proses hukumnya kita serahkan ke polres,” kata Tri.

Berdasarkan hasil pengumpulan informasi awal, dugaan pelecehan tersebut diduga terjadi dalam kurun waktu Juli 2025 hingga Januari 2026. Terduga pelaku diketahui merupakan wali kelas yang mengajar di sekolah tersebut.

“Terduga pelaku memang guru di sekolah itu, yaitu wali kelas. Itu yang kita tahu. Yang dilecehkan kelas 4 dan itu laki-laki semua,” jelas Tri.

Saat ini, UPTD PPA Tangsel terus berkoordinasi dengan kepolisian guna memastikan penanganan perkara berjalan sesuai hukum, sekaligus memberikan pendampingan psikologis dan perlindungan bagi para korban.

“Iya, saat ini kita sedang berkoordinasi dengan polres terkait peristiwa ini agar selesai prosesnya secara hukum dan yang terbaik untuk anak-anak kita,” ucap Tri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan Polres Tangsel masih belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus dugaan pelecehan tersebut.(kay/Fj)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Abah Elang Soroti Rapor Merah Ketenagakerjaan Satu Tahun Ratu Zakiyah

2 Mei 2026 - 13:19 WIB

Arif Rahman Beri Kursi Roda untuk Warga Lumpuh saat Reses di Pandeglang

2 Mei 2026 - 13:13 WIB

Mengulik Modus GS Menjual Kando Dalam Mengatur Tender di Pertamina

1 Mei 2026 - 21:40 WIB

Dugaan Skandal RSUD Leuwiliang: Inisial AG Jadi Sorotan ‘Pejabat Abadi’

1 Mei 2026 - 18:31 WIB

ICW Bongkar Indikasi Markup Anggaran MBG: Harga Pangan Dimainkan

1 Mei 2026 - 12:38 WIB

Agus Syarifudin Jadi Ketua Mitra Cai Tarunajaya, Fokus Ketahanan Pangan

1 Mei 2026 - 12:35 WIB

Trending di Daerah