JAKARTA | Harian Merdeka
H-1 jelang lamaran, hubungan Syifa Hadju dan El Rumi kembali menyedot perhatian publik. Aktris muda tersebut secara terbuka mengungkap alasan kesiapannya untuk dinikahi putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty, dengan menyinggung pengalaman personal tentang cinta dan latar belakang keluarga.
Syifa Hadju dan El Rumi diketahui resmi meluncurkan kanal YouTube bertajuk “El & Syifa Family”. Nama kanal tersebut mencerminkan keseriusan keduanya untuk melangkah ke jenjang pernikahan dan membangun kehidupan rumah tangga bersama.
Dalam salah satu tayangan di kanal tersebut, Syifa mengungkap pandangannya tentang cinta yang terbentuk dari pengalaman masa lalu. Ia mengaku, sebelumnya selalu merasa bahwa cinta adalah sesuatu yang sulit dan harus diperjuangkan dengan pengorbanan.
“Yang pasti sih kayak dulu tuh aku ngerasa kalau misalnya cinta itu adalah sesuatu yang susah dan harus diperjuangkan,” ujar Syifa Hadju.
“Kayak kayaknya aku enggak bakal bisa ngerasain disayangin atau dicintain kalau aku enggak berkorban dulu atau kayak harus merasakan sesuatu yang susah dulu,” sambungnya.
Namun, perasaan tersebut berubah setelah ia bertemu dengan El Rumi. Syifa mengaku tidak lagi merasa harus berkorban untuk mendapatkan cinta, karena justru merasa dicintai dengan mudah dan tulus.
“Tapi pas ketemu dia (El Rumi), aku jadi kayak ngerasa ‘oh ternyata love should be easy’. Kayak ternyata mencintai dan dicintai itu nggak sesusah yang aku bayangin,” ungkapnya.
Syifa juga menyinggung latar belakang keluarganya yang mengalami broken home. Ia mengaku tidak mendapatkan banyak pembelajaran tentang cinta dari sosok ayah sejak kecil, sehingga pemahamannya mengenai hubungan emosional terbentuk secara terbatas.
“Apalagi kan maksudnya aku dari household yang emang maksudnya orang bilang apa ya? Broken home, walaupun ya maksudnya kayak aku punya ayah aku yang sekarang kan untuk belajar tentang hal seperti itu tuh butuh waktu,” tuturnya.
“Karena ya aku enggak mendapatkan ajaran itu langsung dari sosok ayah. Jadi ya emang ya aku knowledge tentang mencintai dan dicintai itu emang apa ya kayak kurang lah,” lanjut Syifa.
Ia menambahkan, pertemuannya dengan El membuatnya menyadari bahwa rasa dicintai tidak selalu harus dibayar dengan pengorbanan besar.
“Makanya pas ketemu El aku langsung ngerasa oh ternyata nggak butuh banyak kok untuk aku bisa ngerasa disayangin sama seseorang,” jelasnya.
Di akhir curhatannya, Syifa mengungkapkan rasa syukur karena dipertemukan dengan El Rumi. Ia menilai hubungan tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat restu dari keluarga serta lingkungan terdekat.
“Aku pikir dulu kalau buat orang bisa sayang sama aku tuh harus ngelakuin hal-hal yang banyak dulu. Harus berkorban dulu, harus aku bersusah payah dulu. Tapi ternyata sama El kayaknya gampang banget buat dia bisa sayang sama aku dan bisa ngebuat aku ngerasa disayang sama dia,” ungkap Syifa.
“Terus semuanya dilancarin sama Allah. Kayak dari keluargaku juga enggak ada keraguan sedikit pun, dari teman-teman aku juga. Maksudnya sudah ketemu kan juga kayak ‘Wah ini kayaknya she’s the one nih’. Maksudnya ini dari segala aspek the one lah,” pungkasnya.(grd/kay)







