JAKARTA | Harian Merdeka
Penulis novel Perahu Kertas, Dee Lestari, membuka secara langsung pagelaran Musikal Perahu Kertas yang digelar di Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta, pada tadi malam. Pertunjukan ini menjadi pementasan perdana musikal yang diadaptasi dari novel legendaris tersebut dan menandai pembukaan rangkaian pertunjukan pada awal 2026.
Dee Lestari yang baru saja merayakan ulang tahun ke-50 tampil memukau mengenakan gaun merah selutut. Tepat pukul 20.00 WIB, ia melangkah ke atas panggung dan membawakan lagu Perahu Kertas yang sebelumnya dipopulerkan oleh Maudy Ayunda, disambut tepuk tangan meriah penonton.
Dee mengungkapkan rasa bahagianya karena akhirnya dapat membawakan lagu tersebut dengan versinya sendiri setelah 15 tahun sejak Perahu Kertas pertama kali hadir ke publik.
“Pendahulu saya Maudy Ayunda. Ini adalah kesempatan saya menyanyikannya ke hadapan Anda semua,” ungkap Dee.
Di akhir pertunjukan, Dee Lestari mengenang perjalanan panjang Perahu Kertas yang lahir dari sebuah novel, kemudian menjelma menjadi lagu, film, dan kini tampil dalam format musikal panggung.
“Membawa saya pada kenangan nulis Perahu Kertas saat usia 20 tahun. Jujur kalau menulis di usia sekarang, kayaknya belum tentu berani, menemukan cita, cinta, dan tambatan hati. Kalau sekarang, sudah terlalu banyak asam garam,” katanya sambil tertawa.
Melalui karakter Kugy dan Keenan, Dee menyampaikan pesan lintas generasi tentang keberanian bermimpi, mencintai, dan mengejar cita-cita, apa pun usia penontonnya.
“Berapapun usia anda, jangan takut bermimpi, cita-cita, dan impian yang belum tercapai. Jadi spirit dan pesan ke rumah masing-masing,” tuturnya.
Musikal Perahu Kertas merupakan hasil kolaborasi Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network, dengan dukungan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST). Adaptasi ini menghadirkan pengalaman visual dan audio yang segar, berbeda dari versi novel, lagu, maupun filmnya.
Pertunjukan dijadwalkan berlangsung sebanyak 21 kali hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur Theatre, memberi kesempatan luas bagi penonton untuk kembali menyelami kisah cinta dan persahabatan Kugy dan Keenan dalam balutan panggung musikal yang megah. (kay)







