JAKARTA | Harian Merdeka
Aktris Korea Selatan Han So-hee memutuskan untuk menghapus tato yang selama ini melekat kuat pada citra dirinya. Keputusan tersebut diambil bukan karena perubahan gaya hidup maupun penyesalan pribadi, melainkan sebagai bentuk profesionalitas dalam menjalani karier sebagai aktor.
Dalam wawancara terbarunya saat membahas film Project Y, Han So-hee menjelaskan bahwa tato yang pernah ia miliki justru menjadi hambatan dalam pekerjaannya. Ia mengaku harus mempertimbangkan banyak hal ketika berhadapan dengan tuntutan karakter, kostum, hingga kebutuhan visual dalam proses syuting.
Han So-hee menegaskan bahwa tato pada dasarnya adalah bentuk ekspresi diri yang ia sukai. Namun, seiring bertambahnya pengalaman dan banyaknya peran yang ia jalani, ia mulai menyadari bahwa tato tersebut kerap menyulitkan dirinya di lokasi syuting.
“Ada kalanya tato itu membuat saya tidak bisa mengenakan pakaian tertentu,” ungkap Han So-hee.
Ia mengatakan bahwa keberadaan tato membuat ruang geraknya sebagai c menjadi terbatas, terutama ketika harus memerankan karakter dengan latar belakang tertentu yang menuntut penampilan bersih atau polos. Proses menutupi tato dengan riasan juga dinilai memakan waktu dan tidak selalu praktis.
“Saya merasa tato itu membatasi saya sebagai seorang aktor,” katanya.
Meski telah memutuskan untuk menghapus tato, Han So-hee menegaskan bahwa langkah tersebut bukan berarti ia menolak masa lalunya atau identitas dirinya. Ia justru memandang keputusan ini sebagai bagian dari proses pendewasaan dan penyesuaian diri terhadap profesi yang kini ia jalani dengan lebih serius.
Menurut Han So-hee, perkembangan teknologi rias wajah dan tato temporer saat ini sudah sangat canggih. Dengan bantuan makeup dan efek visual, seorang aktor dapat menampilkan karakter yang diinginkan tanpa harus memiliki tato permanen di tubuhnya.
Karena alasan itu, ia merasa tidak lagi perlu mempertahankan tato asli yang justru berpotensi membatasi peluang peran di masa depan. Han So-hee ingin memiliki kebebasan penuh untuk bereksperimen dengan berbagai karakter, latar cerita, dan tampilan visual tanpa hambatan fisik.
Bagi Han So-hee, keputusan menghapus tato bukan sekadar perubahan penampilan, melainkan bagian dari perjalanan panjang dalam memahami batasan dan potensi dirinya sebagai seorang aktor profesional. (kay)







