Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 11 Feb 2026 16:06 WIB ·

Elektabilitas Capres 2029 Versi IPI, Zulhas dan Cak Imin di Luar 10 Besar


Elektabilitas Capres 2029 Versi IPI, Zulhas dan Cak Imin di Luar 10 Besar Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Survei terbaru Indonesian Public Institute (IPI) memotret dinamika baru dalam bursa bakal calon presiden (capres) 2029. Sejumlah nama yang selama ini tidak berada di barisan teratas mulai masuk 10 besar elektabilitas, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Peneliti IPI Abdan Sakura mengatakan kemunculan wajah-wajah baru tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kepemimpinan, ketokohan, rekam jejak, hingga integritas dan eksposur media.

Dalam survei tersebut, Sjafrie menempati posisi ke-7 dengan tingkat elektabilitas 7,5 persen. Ia bersaing ketat dengan sejumlah kepala daerah, seperti Dedi Mulyadi (7,9 persen) dan Pramono Anung (7,8 persen). Adapun mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di peringkat ke-4 dengan 8,5 persen.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencatatkan elektabilitas 4,9 persen dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda 3,8 persen.

Di puncak elektabilitas masih ditempati Presiden Prabowo Subianto dengan 22,3 persen, disusul Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka 12,2 persen dan Ganjar Pranowo 9 persen.

Abdan menyebut tingginya penilaian kelayakan terhadap sejumlah tokoh belum sepenuhnya terkonversi menjadi dukungan elektoral.

“Publik mengenal dan menilai, tetapi belum sepenuhnya menjatuhkan pilihan,” ujarnya.

Survei IPI dilakukan pada 30 Januari–5 Februari 2026 terhadap 1.241 responden berusia 17–65 tahun di 35 provinsi. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error 2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Zulhas dan Cak Imin Tak Masuk 10 Besar

Menariknya, dalam paparan hasil survei tersebut tidak tercantum nama Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam daftar 10 besar elektabilitas capres 2029.

Selain Zulhas, nama Ketua Umum PKB yang juga menjabat Menteri Koordinator, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, juga tidak terlihat dalam jajaran 10 besar hasil survei IPI kali ini.

Absennya dua ketua umum partai politik tersebut menunjukkan bahwa peta elektabilitas menuju Pilpres 2029 masih didominasi figur-figur dengan eksposur kuat di jabatan strategis eksekutif maupun kepala daerah. Faktor visibilitas publik, peran kebijakan, serta momentum politik tampak menjadi variabel yang berpengaruh dalam pembentukan persepsi pemilih.

Meski demikian, dinamika politik nasional masih sangat cair. Dengan waktu yang masih panjang menuju 2029. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gema Bangsa Minta Dedi Mulyadi Buat Kebijakan Khusus Lahan Terbengkalai

25 Juni 2026 - 14:50 WIB

Dugaan Pertemuan Berbayar BEM Mencuat, Matahukum Desak Wapres Gibran Buka Suara

24 Juni 2026 - 14:16 WIB

Isu Awasi Gibran Mencuat, Gerindra: Gosip Tak Benar dan Adu Domba

24 Juni 2026 - 10:36 WIB

Megawati Soekarnoputri Gelar Silaturahmi Kebangsaan Bersama Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Sinta Nuriyah hingga Romo Magnis Hadir

24 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sekjen Golkar Bantah Deddy Sitorus: Koalisi Pemerintah Solid, Tak Ada Keretakan

23 Juni 2026 - 13:52 WIB

Arif Rahman Kawal Program BSPS: Rumah Layak Hak Setiap Warga Pandeglang-Lebak

23 Juni 2026 - 09:46 WIB

Trending di Politik