Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 18 Jun 2026 10:06 WIB ·

Kerangka Manusia Ditemukan di Nias, Diduga Lansia yang Hilang Sejak Desember 2025


Kerangka Manusia Ditemukan di Nias, Diduga Lansia yang Hilang Sejak Desember 2025 Perbesar

NIAS | Harian Merdeka

Warga Desa Ononamolo Talafu, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan semak belukar, Selasa (16/6/2026) sore.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan kepada Polsek Hiliduho sekitar pukul 17.00 WIB oleh Kepala Desa Ononamolo Talafu, Calvin B. Lase, setelah sebelumnya seorang warga bernama Beri Lase menemukan tulang-belulang saat berburu di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, kerangka tersebut diduga kuat merupakan Yunia Lase alias Ina Eni (66), seorang warga setempat yang dilaporkan hilang sejak 9 Desember 2025 lalu. Saat itu, korban yang diketahui mengalami pikun diduga meninggalkan rumah seorang diri dan tidak pernah kembali.

Upaya pencarian sempat dilakukan oleh keluarga, masyarakat, personel Polsek Hiliduho, hingga tim Basarnas. Namun, selama berbulan-bulan pencarian tersebut tidak membuahkan hasil.

Mendapat laporan penemuan kerangka manusia, Kapolsek Hiliduho IPTU O. Daeli bersama personel langsung menuju lokasi. Tim Inafis Polres Nias yang dipimpin Ps. Kaur Identifikasi AIPTU Yamowa’a Waruwu, petugas Puskesmas Botomuzoi, perangkat desa, perwakilan kecamatan, serta pihak keluarga turut melakukan proses identifikasi di tempat kejadian.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah kesesuaian dengan ciri-ciri korban yang hilang, di antaranya tiga gigi bagian depan yang telah tanggal serta karakteristik rambut panjang yang telah memutih.

Anak kandung korban, Efendi Lase alias Ama Dika, mengaku yakin bahwa kerangka tersebut merupakan ibu kandungnya berdasarkan ciri fisik dan pakaian yang ditemukan di lokasi. Karena keyakinan tersebut, pihak keluarga menolak dilakukan identifikasi lanjutan.

“Keluarga meyakini kerangka tersebut adalah Yunia Lase yang dilaporkan hilang beberapa bulan lalu,” ujar Kapolsek Hiliduho.

Efendi Lase juga menyatakan tidak memiliki kecurigaan terhadap adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, korban telah lanjut usia dan mengalami kondisi pikun sebelum dinyatakan hilang.

Setelah proses identifikasi selesai dilakukan, kerangka tersebut kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak.

Sementara itu, Kapolres Nias AKBP Agung S.D.C., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta pihak terkait yang telah membantu proses identifikasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan unsur pemerintahan yang telah mendukung proses identifikasi sehingga dapat memberikan kepastian kepada keluarga korban,” ungkap Kapolres.

Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian panjang terhadap seorang lansia yang dilaporkan hilang sejak enam bulan terakhir.(Adi).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KPK Wajib Telusuri Kaimigrasi Jaksel dan Nur Ichwan Terkait KITAS

18 Juni 2026 - 14:28 WIB

Bhabinkamtibmas Lengkong Karya Tingkatkan Pengawasan Lingkungan Demi Cegah Curat, Curas, dan Curanmor

18 Juni 2026 - 14:24 WIB

Ricuh GIK UGM, GMPK DKI: Dialog Mensyaratkan Argumen, Bukan Kekerasan

18 Juni 2026 - 14:21 WIB

Pakai APBN Rp18,1 Miliar, Kantor Kejari Karawang Dirombak Total Setelah 3 Dekade

18 Juni 2026 - 13:12 WIB

“Gawat” Kepala Disdik Banten Digugat Persoalan SMAN 13 Tangerang.

18 Juni 2026 - 09:56 WIB

Staf Ahli Jaksa Agung Ajak Warga Binaan Perempuan Bangkit Menatap Masa Depan

18 Juni 2026 - 09:50 WIB

Trending di Hukum