Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 14 Jul 2026 13:18 WIB ·

Integrasikan Pengolahan Sampah, Pemkot dan Pemkab Bogor Percepat Pembangunan PSEL


Integrasikan Pengolahan Sampah, Pemkot dan Pemkab Bogor Percepat Pembangunan PSEL Perbesar

Bogor | Harian Merdeka

Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat persiapan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya sebagai bagian dari proyek strategis nasional berbasis Waste to Energy (WTE). Percepatan dilakukan melalui pematangan lahan di kawasan Galuga, Kabupaten Bogor, dengan target peletakan batu pertama pada awal Agustus, Senin, 13 Juli 2026.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nani Hendiarti, unsur TNI, Danantara, kontraktor pelaksana, serta instansi terkait meninjau langsung lokasi pembangunan. Lahan seluas 8,7 hektare yang disiapkan akan menjadi lokasi pembangunan PSEL dan terintegrasi dengan fasilitas pengolahan fly ash dan bottom ash (FABA).

Dedie Rachim mengatakan percepatan proyek membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan karena persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu daerah saja. Menurutnya, kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan pihak pelaksana menjadi kunci agar pembangunan dapat segera dimulai.

“Jadi ada TNI-nya, ada pemerintah pusat, termasuk juga kami, kota dan kabupaten sudah benar-benar berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat menuju proses groundbreaking, supaya penanganan sampah yang dari hulu ke hilir itu bisa segera tuntas,” kata Dedie Rachim.

Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Nani Hendiarti, menjelaskan pemerintah pusat terus mengoordinasikan percepatan proyek bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ESDM, dan Danantara sebagai pelaksana. Saat ini, fokus utama adalah menyelesaikan proses pematangan lahan melalui pekerjaan cut and fill agar sesuai dengan target pembangunan.

Menurut Nani, lokasi PSEL memiliki nilai strategis karena berada berdekatan dengan fasilitas pirolisis yang akan dibangun TNI. Nantinya, pirolisis akan mengolah timbunan sampah lama di TPA Galuga, sedangkan PSEL akan mengolah sampah baru yang masuk sehingga sistem pengelolaan sampah menjadi lebih terpadu.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, menegaskan sinergi antara Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dalam pengelolaan sampah telah terjalin sejak lama dan kini diperkuat melalui dukungan pemerintah pusat. Seluruh proses persiapan lahan ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga hari ke depan atau paling lambat 10 hari sehingga groundbreaking pembangunan PSEL Bogor Raya dapat dilaksanakan sesuai jadwal pada awal Agustus 2026. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakil Ketua KATAR Kecamatan Benda Mendesak Kaunang “Tinjau Alun-alun”

9 Juli 2026 - 14:25 WIB

Pemkab Bogor Tertibkan 103 Bangunan Liar di Ciseeng, 92 Dibongkar Mandiri

9 Juli 2026 - 14:17 WIB

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL SALURKAN BANTUAN 35.000 MASKER UNTUK PENANGANAN KEBAKARAN TPA JATIWARINGIN

8 Juli 2026 - 12:59 WIB

Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

7 Juli 2026 - 16:22 WIB

Aktivis Desak Wali Kota Tangerang, “Copot” Jabatan Pelaku Maladministrasi Struk BBM Perjalanan Dinas.

6 Juli 2026 - 15:02 WIB

Andra Soni Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang.

3 Juli 2026 - 14:34 WIB

Trending di Daerah