Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pendidikan · 16 Jul 2026 13:44 WIB ·

Ajak Mahasiswa Adaptasi Zaman, M Sarmuji: Pancasila Harus Ditumbuhkan Lewat AI dan Media Sosial


Ajak Mahasiswa Adaptasi Zaman, M Sarmuji: Pancasila Harus Ditumbuhkan Lewat AI dan Media Sosial Perbesar

Jakarta | Harian Merdeka

Ketua Fraksi Golkar DPR M Sarmuji mendorong generasi muda menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila alih-alih sekadar menghafalkannya. Ia mengatakan nilai-nilai itu pun harus disalurkan menyesuaikan perkembangan zaman digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Hal itu disampaikan Sarmuji dalam Seminar Wawasan Kebangsaan bertajuk ‘Pancasila Bukan Dibumikan, Tapi Ditumbuhkan’ di UPNVJ, Selasa (14/7/2026).

Sarmuji mengawali pemaparannya dengan mengingatkan bahwa Pancasila bukan barang titipan dari luar yang perlu diturunkan ke bumi Indonesia, melainkan sudah lahir dari bumi Indonesia sendiri. Dengan begitu, menurutnya, keliru ungkapan yang belakangan mengemuka, ‘membumikan kembali Pancasila’.

Ia mengutip pernyataan Proklamator sekaligus presiden pertama RI, Sukarno atau Bung Karno, dalam buku Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat karya Cindy Adams. Dia menyitir pernyataan Bung Karno yang berbunyi, ‘Aku tidak mengatakan, bahwa aku menciptakan Pancasila. Apa yang kukerjakan hanyalah menggali jauh ke dalam bumi kami tradisi-tradisi kami sendiri dan aku menemukan lima butir mutiara indah’.

“Kalau Bung Karno saja bilang begitu, ya berarti merawat Pancasila itu artinya merawat sumber galiannya, budaya dan kepercayaan asli yang hidup di berbagai daerah, bukan sekadar menghafalkan lima sila,” kata Sarmuji.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar itu menekankan pentingnya merevitalisasi saluran penanaman nilai Pancasila. Dahulu, katanya, nilai-nilai luhur bangsa diwariskan lewat dongeng, tembang, dan wayang.

Menurutnya, cara-cara itu perlu padanan baru yang setara untuk zaman sekarang, seperti media sosial, kecerdasan buatan, film, musik atau lagu, dan berbagai medium digital lainnya. Berbagai medium itu, sebutnya, dapat menjadi sarana menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila dan bukan hanya dipandang sebagai ancaman.

“Persoalannya bukan menolak teknologinya, tapi bagaimana nilai luhur kita bisa dikemas semenarik konten yang selama ini justru mengalahkannya,” ujarnya.

Untuk itu, ia mendorong perumusan strategi kebudayaan baru yang melibatkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan lembaga negara terkait, dengan peran sebagai perumus arah dan fasilitator.

“Tugas negara idealnya memfasilitasi ekosistem, (seperti) mendukung kreator, industri film dan musik, serta pengembang teknologi, supaya nilai luhur hidup lewat cerita yang dipilih sendiri oleh masyarakat,” kata Sarmuji.

“Merevitalisasi Pancasila, pada akhirnya, berarti merevitalisasi sumber dan saluran-saluran itu sekaligus untuk konteks zaman sekarang,” pungkasnya.

Adapun seminar ini turut dihadiri Sekretaris Fraksi Partai Golkar MPR RI Ferdiansyah dan Rektor UPNVJ Anter Venus, serta diikuti para mahasiswa. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Tegaskan Program Sekolah Gratis Utamakan Mutu Pendidikan

15 Juli 2026 - 11:05 WIB

Soroti Kesenjangan Biaya, Golkar Ungkap Dana BOS SD Masih Jauh dari Kebutuhan Layak

14 Juli 2026 - 13:05 WIB

Polemik SPMB Banten, Imron : Hak Dasar Warga Masuk Sekolah “Banyak Masalah”

13 Juli 2026 - 15:30 WIB

Kegiatan Andra Soni bersama Forkopimda,dalam Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026-2027 di Pendopo Gubernur, (KP3B) Curug, Serang, Rabu (3/6/26).

Gubernur Andra Soni : MTQ Tumbuhkan Kecintaan Al Quran dan Perkuat Persatuan

7 Juli 2026 - 11:31 WIB

Cak Imin Lepas 175 Lulusan Pesantren BIMA Kuliah ke Luar Negeri

29 Juni 2026 - 11:38 WIB

GM For A Day 2026 Hadir Kembali, Anak-Anak Ambil Alih Operasional Hotel Sehari

23 Juni 2026 - 13:23 WIB

Trending di Pendidikan